MoFE Logo

Tipe-Tipe Penjual Motor yang Harus Hindari Saat Beli Motor

Penjual motor yang harus dihindari saat mencari motor buat kamu. Penjualnya bisa datang dari mana saja dan bisa menjual motor apa saja. Perhatikan tanda-tanda penjual motor “Red Flag”.

Tanda-Tanda Penjual Motor Bekas Kamu Red Flag Tidak lengkap surat

1. Tanda-Tanda Tidak Lengkap Surat-Surat Motornya.

Surat-surat seperti STNK dan BPKB sangat melekat pada motor. Ada penjual yang bisa menjual motor tidak punya surat-surat, hanya punya STNK, dan hanya punya BPKB.

Hal ini sangat mengkhawatirkan karena ini bisa saja tanda-tanda motor curian. Kalau penjual yang jujur seharusnya lengkap, selain ini mempermudah untuk kepemilikan secara hukum juga memberhentikan rantai pencurian motor.

Surat-surat yang lengkap jadi indikator pertama penjual yang baik dan benar dan dijamin tidak akan kecewa. Bisa periksa selengkapnya di polri.go.id tentang STNK dan BPKB kendaraan.

2. Penjual Bukan yang Jualan.

Maksudnya penjual bukanlah yang melakukan ketemu atau memasarkan jualan motornya. Ini tidak apa-apa kalau misal di dalam dealer showroom karena sudah ada perjanjian sama yang ingin jual dan makelarnya.

Tapi ini penjualnya terlalu banyak cerita seperti dititipkan di saudara, punya teman, dan dari kenalan kenalannya. Alhasil tingkat kepercayaannya bisa dipertanyakan dan ini motornya punya siapa sih….

Tanda-Tanda Penjual Motor Bekas Kamu Red Flag Harga terlalu murah

3. Jualan Harga Motornya Terlalu Rendah dari Pasaran

Harga motor murah yang jauh dari harga pasaran, menimbulkan banyak pertanyaan kenapa bisa sangat murah. Awalnya tergiur harga motor murah cuma harus hati-hati dan periksa lagi deh.

Harga yang murah menyembunyikan banyak yang tidak diceritakan. Seperti bisa jadi kondisi yang buruk hingga motor itu bisa jadi hasil curian.

Sebaiknya cek dulu harga pasarannya biar kamu bisa menyaring tipe-tipe penjual yang ini. Juga bisa periksa model dan harga terbaru seperti di Astra Honda dan Yamaha Motor.

4. Penjual Red Flag yang Terlalu Banyak Basa-Basi.

Penjual ini memang ahli kata-kata yang bisa memikat hati para pembeli hingga banyak menjanjikan ada motor yang lebih baik atau terlalu memaksa. Namanya juga penjual itu memang tugasnya tetapi daya tariknya adalah orangnya bukan motornya.

Sehingga terlalu fokus ke orangnya dan lupa memeriksa motornya bagaimana kondisinya bagaimana surat-suratnya dan lain-lain. Ada juga yang penjual yang iming-iming menawarkan motor lain yang kita tidak inginkan.

Harus ingat kalau beli motor bekas harus tahu apa yang kita mau dan harus juga riset pasar tahu model dan harga terkini.

Beberapa di atas adalah penjual motor Red Flag yang harus dihindari. Bisa memberikan informasi tambahan pengalaman kamu penjual yang Red Flag juga. Serta bisa baca-baca artikel lainnya yang terkait dengan jual beli motor bekas di bawah ini. 

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait