MoFE Logo

Kenapa Sales Dealer Persulit Beli Motor Cash?

Kenapa Sales Dealer Persulit Beli Motor Cash? Oke mari kita bahas!

Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi utama di Indonesia. Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan roda dua ini pun mendorong angka penjualan motor yang selalu tinggi. Dalam proses pembeliannya, terdapat dua pilihan cara pembayaran yang umum digunakan, yaitu kredit dan cash.

Dalam pembelian motor baru tercatat sekitar pembeliannya 70% dilakukan secara kredit  dan 30% cash alias tunai.

Kredit memungkinkan pembeli untuk membayar harga motor secara berkala dengan uang muka dan cicilan per bulan. Cara ini memang terasa lebih ringan, namun total pengeluaran yang dikeluarkan akan lebih besar karena adanya bunga. Di sisi lain, pembelian cash berarti pembayaran secara tunai. Kelebihannya adalah total pengeluaran lebih kecil karena tidak ada bunga, namun kekurangannya adalah pembeli harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar sekaligus.

Meskipun sama-sama sah sebagai metode pembayaran, pembeli yang ingin membeli motor secara cash seringkali mengalami kesulitan. Mereka dipersulit oleh dealer dengan berbagai alasan, mulai dari stok motor yang habis dan harus indent, proses administrasi yang lebih rumit, hingga waktu pengiriman yang lebih lama.

Taktik Sales agar Pembeli Memilih Kredit

Sales di dealer biasanya memiliki target penjualan tertentu, dan mereka mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari penjualan kredit dibandingkan cash. Hal ini lah yang mendorong mereka untuk mengarahkan pembeli ke skema kredit.

Perlu dicatat taktik yang akan kita bahas gak dilakukan semua sales ya. Ada juga kok sales dari dealer-dealer yang memang memberikan servis terbaik tanpa mempersulit calon pembelinya.

Beberapa taktik yang sering digunakan sales untuk meyakinkan pembeli agar memilih kredit antara lain:

1. Stok Motor Habis untuk Pembeli Cash

Salah satu taktik yang sering digunakan sales adalah dengan mengatakan bahwa stok motor yang ingin dibeli secara cash habis dan harus indent. Hal ini berbeda dengan pembelian kredit, di mana motor diklaim sudah tersedia karena dibeli oleh leasing. Alasan ini tentu tidak masuk akal, karena dealer seharusnya memiliki stok motor yang cukup untuk memenuhi permintaan both pembeli cash dan kredit.

2. Promo Kredit yang Menggiurkan

Sales akan terus menerus menawarkan skema kredit dengan berbagai promo menarik. Mereka akan menekankan keuntungan kredit seperti uang muka yang ringan dan cicilan yang terjangkau. Promo-promo ini memang terlihat menarik, namun perlu diingat bahwa kredit memiliki bunga yang cukup tinggi.

Salah satu trik marketing dari perusahaan finance adalah DP 0%, tapi sebetulnya total yang akan kalian bayarkan gak akan berubah. Karena jumlah bunga yang akan kalian bayar tiap bulannya akan lebih besar untuk menutup jumlah DP0% yang ditawarkan.

3. Ancaman Proses Administrasi yang Rumit

Sales sering menakut-nakuti pembeli dengan mengatakan bahwa proses administrasi pembelian cash lebih sulit dan memakan waktu lama. Hal ini tentu tidak benar, karena proses administrasi untuk both pembelian cash dan kredit sebenarnya tidak jauh berbeda.

4. Pelayanan yang Berbeda untuk Pembeli Cash dan Kredit

Pembeli cash mungkin akan diabaikan atau dilayani dengan kurang ramah dibandingkan pembeli kredit. Hal ini tentu tidak etis, karena semua pembeli berhak mendapatkan pelayanan yang sama baiknya.

Alasan di Balik Kesulitan Beli Motor Cash

Membeli motor secara cash seharusnya menjadi proses yang mudah dan lancar. Namun, kenyataannya banyak pembeli yang mengalami kesulitan saat ingin membeli motor dengan metode pembayaran ini. Sales dealer persulit beli motor cash dengan berbagai alasan yang kita bahas sebelumnya, seperti stok motor yang habis, proses administrasi yang rumit, dan waktu pengiriman yang lama.

Di balik kesulitan tersebut, terdapat beberapa alasan utama mengapa Sales dealer persulit beli motor cash yang intinya adalah keuntungan yang lebih besar dari penjualan kredit.

Berikut alasan utama di balik kesulitan membeli motor cash

1. Subsidi dan Insentif dari Leasing

Perusahaan leasing biasanya memberikan subsidi dan insentif kepada dealer untuk setiap penjualan motor yang dilakukan melalui kredit. Subsidi ini dapat berupa potongan harga motor, bonus, atau hadiah lainnya. Insentif ini dapat berupa uang tunai, perjalanan wisata, atau barang elektronik.

Nah subsidi-subsidi ini lah yang menjadi salah satu faktor kenapa bunga kredit motor biasanya sangat besar.

2. Target Penjualan Kredit

Dealer memiliki target penjualan kredit yang harus dipenuhi agar mendapatkan bonus dari perusahaan. Target ini biasanya ditentukan berdasarkan persentase dari total penjualan motor.

3. Keuntungan Bunga Kredit

Dealer mendapatkan keuntungan dari bunga kredit yang dibayarkan oleh pembeli. Bunga kredit ini dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi dealer.

Mending Beli di Dealer Motor Bekas! Gak Ribet!

Jika Anda ingin menghindari sales dealer yang persulit beli motor cash, pertimbangkan untuk membeli motor bekas. Di dealer motor bekas, Anda tidak akan dipersulit dengan berbagai alasan seperti di dealer motor baru ketika membeli cash. Kenapa? Stok Motor Jelas dan Transparan!

Di dealer motor bekas, Anda dapat melihat langsung stok motor yang tersedia. Yes! Stok motor bekas jelas tersedia, tidak perlu indent karena sesuai dengan stock. Anda dapat memilih dan melihat kondisi motor secara detail sebelum membelinya. Tidak ada keraguan mengenai ketersediaan motor, dan Anda tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan motor yang Anda inginkan.

Namun perlu dicatat, karena keuntungan membeli kredit akan tetap lebih besar untuk dealer motor bekas, biasanya mereka akan menjual dengan harga yang sedikit berbeda. 

Kita bisa katakan kalau mitra dealer kami yang menaikkan harga ketika pembelian cash masih lebih jujur ketimbang yang beralasan macam-macam agar pembeli membeli secara kredit

Keuntungan Lain Beli Motor Bekas

Pembelian tunai mungkin sedikit lebih tinggi daripada pembelian kredit, tapi setidaknya gak ada alasan bagi dealer untuk mempersulit pembeli seperti di pembahasan sebelumnya. Dengan segala pertimbangan ketika membeli motor bekas, berikut ini detail keuntungan yang kalian dapatkan:

1. Proses Transaksi Lebih Mudah dan Cepat

Proses pembelian motor bekas umumnya jauh lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan motor baru. Biasanya, Anda hanya perlu memilih motor, melakukan pembayaran, dan menyelesaikan beberapa dokumen. Prosesnya bisa memakan waktu kurang dari satu hari, tergantung pada kebijakan dealer.

2. Harga Terjangkau dan Hemat Biaya:

Salah satu keuntungan utama membeli motor bekas adalah harganya yang jauh lebih murah dibandingkan motor baru. Anda bisa mendapatkan motor dengan kualitas yang masih bagus dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Hal ini membantu Anda menghemat biaya dan mendapatkan nilai terbaik untuk uang Anda.

3. Kesempatan Negosiasi Harga:

Di dealer motor bekas, Anda memiliki kesempatan untuk menegosiasikan harga motor. Anda dapat mengajukan tawaran dan bernegosiasi dengan penjual untuk mendapatkan harga terbaik. Hal ini tidak mungkin dilakukan di dealer motor baru, di mana harga biasanya sudah ditetapkan.

Tips agar Tidak Dipersulit Dealer Saat Beli Motor Cash

Membeli motor secara cash seharusnya tidak menjadi hal yang rumit. Namun, pada kenyataannya, banyak pembeli yang dipersulit oleh dealer saat ingin membeli motor secara tunai. Berikut beberapa tips agar Anda tidak dipersulit dealer saat ingin membeli motor cash:

1. Pilih Dealer yang Tepat

  • Cari tahu reputasi dealer: Sebelum mengunjungi dealer, cari tahu reputasi dealer tersebut melalui internet atau dari orang yang pernah membeli motor di sana. Hindari dealer yang memiliki banyak ulasan negatif terkait pembelian cash.
  • Pilih dealer yang tidak terlalu ramai: Dealer yang ramai biasanya memiliki target penjualan yang tinggi dan lebih memprioritaskan pembeli kredit. Pilih dealer yang lebih sepi agar Anda mendapatkan perhatian dan pelayanan yang lebih baik.
  • Pertimbangkan dealer resmi: Dealer resmi biasanya memiliki standar pelayanan yang lebih baik dan lebih transparan dalam proses pembelian.

2. Siapkan Segala Sesuatunya dengan Matang

  • Pahami skema pembayaran cash: Pelajari terlebih dahulu skema pembayaran cash di dealer, termasuk syarat dan ketentuan, biaya tambahan, dan proses administrasi.
  • Siapkan berkas yang diperlukan: Siapkan semua berkas yang diperlukan untuk pembelian cash, seperti KTP, SIM, KK, dan NPWP. Pastikan semua berkas tersebut asli dan masih berlaku.
  • Tentukan pilihan motor: Ketahui dengan pasti jenis dan warna motor yang ingin Anda beli. Hal ini akan mempermudah proses pembelian dan menghindari bujukan sales untuk membeli motor lain.

3. Bersikap Tegas dan Percaya Diri

  • Langsung jelaskan maksud kedatangan: Saat datang ke dealer, langsung jelaskan kepada sales bahwa Anda ingin membeli motor secara cash. Jangan ragu untuk menegaskan keinginan Anda dan jangan mudah tergoda dengan bujukan sales untuk membeli kredit.
  • Tunjukkan bukti keseriusan: Jika memungkinkan, tunjukkan kepada sales bahwa Anda memiliki uang yang cukup untuk membeli motor secara cash. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan sales dan mempermudah proses pembelian.
  • Jangan ragu untuk bertanya: Jika Anda kurang paham dengan proses pembelian cash, jangan ragu untuk bertanya kepada sales. Pastikan Anda mendapatkan semua informasi yang Anda butuhkan sebelum memutuskan untuk membeli.

4. Lakukan Negosiasi dengan Bijak

  • Tawar harga motor Jika Tak Sesuai OTR: Meskipun membeli secara cash, Anda tetap berhak untuk menawar harga motor. Lakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui harga pasaran motor yang ingin Anda beli.
  • Tanyakan promo dan diskon: Tanyakan kepada sales apakah ada promo atau diskon khusus untuk pembelian cash. Jangan ragu untuk menegosiasikan harga terbaik.
  • Tetap pada pendirian Anda: Jangan mudah tergoda dengan tawaran sales yang tidak sesuai dengan keinginan Anda. Tetap pada pendirian Anda dan jangan ragu untuk pergi ke dealer lain jika Anda tidak mendapatkan kesepakatan yang memuaskan.

5. Lakukan Transaksi dengan Hati-hati

  • Pastikan semua dokumen lengkap: Periksa kembali semua dokumen yang Anda terima dari dealer, seperti faktur, surat jalan, dan BPKB. Pastikan semua dokumen tersebut lengkap dan sah.
  • Lakukan pembayaran di tempat resmi: Lakukan pembayaran di tempat resmi yang disediakan oleh dealer. Hindari melakukan pembayaran di luar dealer atau melalui perorangan.
  • Simpan bukti pembayaran: Simpan bukti pembayaran dengan aman sebagai bukti transaksi.

6. Laporkan Ketidakadilan

  • Jika Anda dipersulit oleh dealer: Jika Anda dipersulit oleh dealer saat ingin membeli motor cash, jangan ragu untuk melaporkannya ke pihak berwenang. Anda dapat melapor ke kantor perlindungan konsumen, asosiasi dealer, atau pihak kepolisian.
  • Berikan ulasan negatif: Berikan ulasan negatif di internet tentang pengalaman Anda di dealer tersebut. Hal ini dapat membantu pembeli lain agar tidak mengalami kejadian serupa.

Membeli motor secara cash seharusnya menjadi proses yang mudah dan menyenangkan. Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat terhindar dari berbagai kesulitan dan mendapatkan pengalaman terbaik saat membeli motor cash.

Ingatlah bahwa Anda sebagai pembeli memiliki hak untuk memilih metode pembayaran yang Anda inginkan. Jangan ragu untuk menegur dealer jika mereka mempersulit Anda saat ingin membeli motor secara cash.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait