MoFE Logo

Ganti Oli Segera Setelah Beli Motor Bekas!

Haruskah Ganti Oli Segera Setelah Beli Motor Bekas?

Mau beli motor bekas? Ya boleh-boleh aja! Pastinya ini akan lebih menghemat biaya dan mendapatkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan serta budget. Namun, seperti halnya dengan pembelian barang bekas lainnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan secara khusus. Salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan adalah kondisi mesin dan khususnya kondisi oli.

Kondisi mesin mungkin masih jadi perhatian banyak orang tapi kondisi oli kadang-kadang dilewatin gitu aja nih! Pas pulang bawa motornya langsung dipakai dan dicek oli 1 bulan kemudian. Tentu ini sangat berisiko untuk performa mesin ya!

Dealer motor bekas yang baik biasanya melakukan perawatan motor yang mereka akan jual dan kasih garansi kondisi motor, tapi itu jarang banget. Penjual pribadi? Ya biasanya mereka asal jual aja tanpa ngecek kondisi motor. Kalau nasib beruntung sih bisa saja dapat penjual pribadi yang memang telaten merawat motornya. Tapi sekali lagi sangat jarang ditemui.

Oleh karenanya disarankan mending langsung buru-buru ganti oli setelah beli motor bekas!

Pentingnya Ganti Oli Pas Beli Motor Bekas

Ketika kamu memutuskan untuk membeli motor bekas, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai komponen, termasuk mesin dan sistem pelumasan. Oli mesin memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga performa dan umur mesin. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk segera melakukan penggantian oli saat membeli motor bekas.

Pengalaman Buruk Lupa Ganti Oli

Biar kebayang seberapa pentingnya buat langsung buru-buru ganti oli, biar pengalaman penulis yang berbicara. Di mana saat itu penulis beli motor bekas tanpa buru-buru ganti oli. Alhasil di hari penggunaan ke-5  agak terasa sedikit penurunan performa dan motor mengeluarkan sedikit asap.

Dari situ penulis langsung bawa ke bengkel dan ternyata kualitas oli sudah kurang baik dengan jumlah yang kurang. Ini kesalahan penulis tak mengecek sedari awal kondisi oli dari motor tersebut. Dan untungnya hanya perlu servis ringan dan ganti oli dengan total habis sekitar 200 ribuan.

Itu kenapa ganti oli segera begitu penting setelah beli motor bekas. Pertama-tama, kita tidak pernah tahu dengan pasti kapan oli terakhir kali diganti oleh pemilik sebelumnya. Oli yang sudah terlalu lama digunakan dapat kehilangan kemampuan pelumasannya, sehingga meningkatkan risiko gesekan dan keausan yang berlebihan pada komponen mesin. Selain itu, oli yang sudah terkontaminasi oleh kotoran dan partikel-partikel metal dari gesekan dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada mesin.

Melakukan penggantian oli saat membeli motor bekas juga merupakan langkah preventif untuk menjaga performa mesin tetap optimal. Dengan menggunakan oli baru yang berkualitas, kamu dapat memastikan bahwa mesin beroperasi dengan baik dan efisien. Beberapa bengkel atau dealer motor bekas yang reputasinya terpercaya biasanya rutin melakukan pengecekan dan penggantian oli sebagai bagian dari proses persiapan sebelum menjual motor kepada konsumen.

Jika kamu ragu atau tidak yakin apakah oli sudah perlu diganti, lebih baik mengambil langkah preventif dengan segera menggantinya. Biaya penggantian oli relatif terjangkau, biasanya di bawah Rp 100 ribu, jika dibandingkan dengan potensi kerusakan dan biaya perbaikan yang dapat timbul akibat penggunaan oli yang sudah terlalu lama.

Lebih Baik Sekalian Lakukan Servis Bulanan

Selain melakukan penggantian oli, ada baiknya juga untuk melakukan servis bulanan secara berkala setelah membeli motor bekas. Servis bulanan tidak hanya mencakup penggantian oli, tetapi juga pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai sistem dan komponen kendaraan. Dengan melakukan servis secara rutin, kamu dapat memastikan bahwa motor tetap dalam kondisi yang prima dan terhindar dari masalah-masalah yang dapat timbul akibat keausan atau kerusakan.

Servis bulanan juga memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi masalah atau potensi kerusakan pada motor secara dini, sehingga dapat ditangani sebelum menjadi lebih serius. Selain itu, servis bulanan juga merupakan cara yang efektif untuk merawat dan memperpanjang umur mesin motor.

Servis bulanan akan menghabiskan sekitar 100-200 ribuan, kalau kalian pikir ini mahal kalian bisa menunda servis dengan biaya hingga jutaan karena kerusakan yang tak bisa diprediksi.

Ganti Oli Sendiri? Kenapa Nggak?

Bagi sebagian orang, melakukan penggantian oli sendiri mungkin menjadi pilihan yang lebih nyaman atau menghemat biaya. Jika kamu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup, serta peralatan yang diperlukan, tidak ada alasan untuk tidak mencoba melakukannya sendiri. Prosedur penggantian oli biasanya relatif sederhana dan dapat dilakukan dengan langkah-langkah yang benar.

Langkah Mengganti Oli Motor Sendiri

Sebelum memulai proses penggantian oli, pastikan untuk menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan, termasuk oli baru, filter oli, kunci filter oli, corong, wadah untuk oli bekas, dan lap.

  • Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, seperti oli baru, filter oli, kunci filter oli, corong, wadah untuk oli bekas, dan lap.
  • Memanaskan mesin motor selama beberapa menit untuk membantu oli mengalir lebih mudah.
  • Memposisikan motor dengan benar dan mengamankannya dengan standar.
  • Menguras oli bekas dengan membuka baut pembuangan oli dan menampungnya dalam wadah.
  • Mengganti filter oli dengan melepas filter lama dan memasang filter baru.
  • Menutup baut pembuangan oli dan menyeka sisa oli yang tumpah.
  • Menuangkan oli baru melalui lubang pengisian oli sesuai dengan volume yang dianjurkan.
  • Memanaskan mesin motor sebentar dan memeriksa kebocoran oli.
  • Mematikan mesin dan membiarkan oli baru mengendap selama beberapa menit.
  • Memeriksa kembali level oli dan menambahkan oli jika perlu.

Jangan Salah Beli Oli Motor

Penting untuk memilih jenis oli yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan mesin motor kamu. Setiap motor memiliki persyaratan yang berbeda-beda terkait dengan jenis dan kekentalan oli yang digunakan. Salah memilih jenis oli dapat menyebabkan masalah pada mesin motor dan bahkan dapat merusaknya.

Sebelum membeli oli, pastikan untuk membaca buku panduan motor atau mengkonsultasikan dengan mekanik yang terpercaya. Mereka dapat memberikan rekomendasi terbaik mengenai jenis oli yang sesuai dengan motor kamu. Jika buku panduan motor sudah tidak tersedia, kamu juga bisa mencari informasi mengenai spesifikasi oli yang sesuai dengan merek dan tipe motor kamu melalui internet atau sumber-sumber lainnya yang terpercaya.

Kode Istilah pada Oli Motor

Pada kemasan oli motor, kamu akan menemukan berbagai kode istilah yang mengidentifikasi berbagai aspek oli tersebut. Salah satu kode yang umum digunakan adalah SAE atau Society of Automotive Engineer. SAE merupakan kode internasional yang digunakan untuk mengidentifikasi kekentalan oli pada berbagai suhu. Misalnya, SAE 10W-30, dimana angka depan menunjukkan kekentalan pada suhu dingin dan angka belakang menunjukkan kekentalan pada suhu operasional.

@mofe_indonesia

Save dan share informasi ini ya! semoga berguna buat kalian! Buat yang lagi cari motor bekas gaskeun ke MoFE, Klik link di bio! #olimotor #olimotormatic #olibekas #olimurah #olimotorasli #kodeoli #kodeolimotor

♬ Funny video “Carmen Prelude” Arranging weakness(836530) – yo suzuki(akisai)

Selain itu, terdapat juga kode JASO atau Japanese Automotive Standart Association yang biasanya diikuti oleh MA atau MB untuk membedakan jenis penggunaannya. MA digunakan untuk sepeda motor dengan kopling basah, sedangkan MB lebih cocok untuk sepeda motor dengan kopling kering.

@mofe_indonesia

Kalau kemarin kita bahas istilah SAE dan cara mengartikan kodenya pada oli motor, sekarang kita bahas istilah JASO! Mau jual atau beli motor bekas? Klik link di bio! #olimotor #olimotormatic #olimotormurah #JASO #olijepang

♬ golden hour – piano version – main character melodies

Tak ketinggalan, ada pula kode API atau American Petroleum Institute yang menentukan kualitas oli. Kode API terdiri dari huruf dan angka, dimana huruf menunjukkan penggunaan oli untuk jenis bahan bakar tertentu dan angka menunjukkan standar kualitas oli tersebut. Misalnya, API-SA untuk oli yang digunakan pada kendaraan berbahan bakar bensin.

Mengetahui dan memahami kode-kode tersebut akan membantu kamu untuk memilih oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin motor kamu, sehingga dapat memastikan performa dan keandalan mesin tetap terjaga dengan baik.

Dengan memperhatikan semua hal di atas, kamu dapat memastikan bahwa motor bekas yang kamu beli tetap dalam kondisi yang prima dan dapat digunakan dengan nyaman dan aman. Selalu ingat untuk melakukan perawatan secara berkala dan memeriksa kondisi mesin secara rutin, agar dapat menikmati pengalaman berkendara yang menyenangkan dan tanpa masalah.

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait