MoFE Logo

15 Cara Efektif Mencegah Aki Motor Tekor

15 Cara Efektif Mencegah Aki Motor Tekor

Memiliki aki motor yang kuat dan tahan lama adalah kunci untuk memastikan kendaraan Anda selalu siap untuk digunakan. Namun, seringkali, pemilik motor menghadapi masalah tekor aki yang dapat mengganggu mobilitas mereka. Untungnya, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah tekor aki motor dan memastikan kinerja yang optimal. Berikut adalah 15 cara efektif mencegah aki motor tekor:

1. Perawatan Rutin

Melakukan perawatan rutin pada aki motor adalah langkah penting untuk menjaga kinerjanya. Perawatan ini tidak hanya mencakup pengisian ulang, tetapi juga pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi aki. Pertama, pastikan untuk membersihkan area sekitar aki dari kotoran dan debu yang dapat menyebabkan korosi. Setelah itu, periksa visual kondisi aki untuk melihat apakah ada tanda-tanda kerusakan atau kebocoran. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian aki sesuai kebutuhan. Selain itu, pastikan untuk memeriksa tegangan aki menggunakan alat yang sesuai untuk memastikan ketersediaan daya yang optimal.

2. Pastikan Kondisi Kabel dan Terminal

Kabel dan terminal yang rusak atau korosi dapat mengganggu aliran listrik antara aki dan motor. Oleh karena itu, penting untuk secara berkala memeriksa kondisi kabel dan terminal. Pastikan tidak ada tanda-tanda korosi atau kerusakan pada terminal, dan pastikan kabel-kabel terpasang dengan kuat. Jika ditemukan masalah, segera lakukan perbaikan atau penggantian untuk mencegah gangguan pada aliran listrik.

3. Gunakan Aki yang Tepat

Memilih aki yang sesuai dengan spesifikasi motor Anda adalah kunci untuk mencegah tekor aki. Setiap motor memiliki kebutuhan listrik yang berbeda, dan menggunakan aki yang tidak sesuai dapat mengakibatkan masalah seperti tekor atau bahkan kerusakan pada sistem listrik. Pastikan untuk memeriksa manual pengguna motor Anda atau berkonsultasi dengan teknisi terkait untuk memastikan Anda menggunakan aki yang tepat.

4. Jaga Aki Tetap Terisi Penuh

Aki motor cenderung lebih tahan lama dan memberikan kinerja yang lebih baik ketika terus-menerus dalam kondisi terisi penuh. Oleh karena itu, usahakan untuk mengisi ulang aki secara penuh setiap kali Anda menggunakannya. Hindari pengisian sebagian karena hal ini dapat menyebabkan aki kehilangan kapasitas penyimpanan daya seiring waktu.

5. Matikan Peralatan Listrik Saat Tidak Digunakan

Peralatan listrik tambahan seperti lampu atau klakson dapat menguras daya aki jika dibiarkan menyala saat motor tidak digunakan. Untuk mencegah hal ini, pastikan untuk mematikan semua peralatan listrik saat motor dimatikan. Ini akan membantu mempertahankan daya aki dan mencegah tekor yang tidak diinginkan.

6. Hindari Penggunaan Peralatan Listrik yang Berlebihan

Menggunakan peralatan listrik tambahan secara berlebihan dapat meningkatkan beban pada aki motor. Misalnya, lampu sorot atau pengisi daya gadget dapat menguras daya aki dengan cepat jika digunakan terlalu lama. Untuk menghindari tekor, hindari penggunaan peralatan listrik yang tidak perlu atau batasi penggunaannya saat motor tidak dalam kondisi berjalan.

7. Periksa Sistem Pengisian

Sistem pengisian motor yang buruk dapat menyebabkan aki tidak terisi dengan baik, yang dapat mengakibatkan tekor atau kinerja yang buruk. Oleh karena itu, penting untuk secara berkala memeriksa sistem pengisian untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. Perhatikan lampu peringatan pengisian pada panel instrumen dan periksa apakah ada peringatan yang muncul. Jika ada masalah, segera perbaiki atau ganti komponen yang rusak.

8. Hindari Membiarkan Motor dalam Kondisi Mati Terlalu Lama

Membiarkan motor dalam kondisi mati terlalu lama dapat menyebabkan aki terkuras. Ini karena beberapa sistem listrik, seperti sistem alarm atau sistem pemantauan, tetap aktif bahkan saat mesin dimatikan. Jika memungkinkan, hidupkan mesin secara berkala untuk mengisi ulang aki dan menghindari tekor yang tidak diinginkan.

9. Lakukan Pengisian Ulang Aki Secara Berkala

Jika motor tidak digunakan untuk jangka waktu yang lama, pertimbangkan untuk melakukan pengisian ulang aki secara berkala. Aki cenderung kehilangan daya penyimpanan seiring waktu, terutama jika dibiarkan tidak terisi selama periode yang panjang. Dengan melakukan pengisian ulang secara berkala, Anda dapat memastikan bahwa aki tetap dalam kondisi terisi penuh dan siap digunakan ketika Anda membutuhkannya.

10. Gunakan Charger Aki

Jika motor akan disimpan dalam jangka waktu yang lama, menggunakan charger aki dapat membantu menjaga daya tahan aki. Charger aki dirancang untuk memasok daya secara teratur ke aki, sehingga mencegah kehilangan daya penyimpanan. Pastikan untuk menggunakan charger aki yang sesuai dengan jenis aki motor Anda dan ikuti petunjuk penggunaan dengan benar.

11. Hindari Penggunaan Aki yang Sudah Lama

Aki motor yang sudah tua cenderung lebih rentan terhadap tekor. Jika aki telah digunakan selama beberapa tahun atau menunjukkan tanda-tanda kelemahan, pertimbangkan untuk menggantinya dengan yang baru. Meskipun mengganti aki dapat menjadi pengeluaran tambahan, ini dapat menghemat uang dan waktu dalam jangka panjang dengan mencegah masalah yang lebih besar terjadi di kemudian hari.

12. Jaga Motor dalam Kondisi yang Baik

Selain merawat aki secara khusus, menjaga motor Anda dalam kondisi yang baik secara keseluruhan juga dapat membantu mencegah tekor aki. Perawatan rutin seperti periksa oli, periksa sistem pendingin, dan perawatan mesin dapat membantu menjaga motor beroperasi dengan baik dan mengurangi tekanan pada aki.

13. Pertimbangkan Penggunaan Aki Kering

Aki kering, juga dikenal sebagai aki gel atau aki AGM (Absorbent Glass Mat), dapat menjadi alternatif yang lebih tahan lama dan memerlukan sedikit perawatan dibandingkan dengan aki basah konvensional. Aki kering memiliki konstruksi yang lebih tahan terhadap guncangan dan getaran, serta tidak memerlukan penambahan air distilasi secara teratur. Meskipun harganya lebih mahal daripada aki basah, investasi ini dapat sebanding dengan kinerja dan umur pakai yang lebih baik.

14. Hindari Membiarkan Aki Terkena Suhu Ekstrem

Suhu ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin, dapat mempengaruhi kinerja aki motor. Suhu yang terlalu panas dapat mempercepat penguapan air dalam aki dan mengurangi kapasitas penyimpanan dayanya, sementara suhu yang terlalu dingin dapat mengurangi kemampuan aki untuk memberikan daya saat diperlukan. Untuk mencegah masalah ini, hindari membiarkan aki terkena suhu ekstrem dengan menyimpan motor di tempat yang sejuk dan kering saat tidak digunakan.

15. Gunakan Aki Motor secara Teratur

Salah satu cara terbaik untuk mencegah tekor aki motor adalah dengan menggunakannya secara teratur. Aki yang sering digunakan cenderung lebih stabil dan tahan lama daripada yang jarang digunakan. Oleh karena itu, pastikan untuk menggunakan motor Anda secara teratur, terutama jika tidak akan digunakan untuk jangka waktu yang lama. Jika motor Anda hanya digunakan secara sporadis, pertimbangkan untuk menggunakan charger aki atau melakukan pengisian ulang secara berkala untuk menjaga kinerja aki.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda dapat meminimalkan risiko tekor aki motor dan memastikan bahwa kendaraan Anda selalu siap untuk digunakan. Dengan perawatan rutin dan perhatian terhadap kondisi aki, Anda dapat memperpanjang umur pakai serta kinerja aki motor Anda, sehingga menghemat uang dan mengurangi potensi kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.

Baca artikel lainnya ya!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait