MoFE Logo

Ketahui Bunga Kredit Sebelum Beli Motor Bekas

Ketahui Bunga Kredit Sebelum Beli Motor Bekas

Ketika jalan-jalan di jalan raya mungkin ada sering melihat sekumpulan orang di pinggir jalan yang memegang handphone sembari melihat motor yang lewat kemudian mengetik. Untuk yang belum tau mereka sedang mengecek motor-motor yang kreditnya macet.

Jika ada database kredit macet yang sesuai dengan motor yang mereka lihat di jalan, mereka akan mengejar dan menghentikan motor tersebut.

Memang sih beli motor bekas dengan sistem kredit menjadi pilihan yang semakin diminati banyak orang. Pilihan ini menawarkan keringanan dari sisi pembayaran karena Anda tidak perlu membayar penuh di awal.

Namun, sayangnya banyak orang yang tidak memperhitungkan bunga kredit motor, sehingga sering kali mengalami kesulitan dalam membayar angsuran bulanan Menurut survei MoFE, sekitar 3~7% orang tidak bisa membayar cicilan bulanan sepeda motor mereka, sehingga mereka kehilangan sepeda motor yang berharga. Untuk membantu Anda dalam mengira-ngira pengeluaran tiap bulannya, mari kita bahas tentang bunga kredit motor.

Ketahui Istilah di Kredit Motor

Ketika orang membeli sepeda motor baru atau bekas, mereka hanya memeriksa berapa besar uang muka (DP) dan berapa besar cicilan bulanan. Mereka tidak memeriksa berapa besar suku bunga dan tidak tahu apakah mereka bisa menegosiasikan suku bunga atau menggunakan sumber uang yang berbeda, seperti pinjaman bank.

Sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan kredit motor, baik baru maupun bekas, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Tenor Pinjaman

Tenor pinjaman adalah jangka waktu yang diberikan untuk melunasi pinjaman. Umumnya, tenor pinjaman untuk kredit motor berkisar antara 12 hingga 60 bulan. Pemilihan tenor pinjaman akan mempengaruhi besarnya cicilan bulanan. Semakin panjang tenor, semakin kecil cicilan bulanan yang harus dibayarkan, namun total bunga yang dibayarkan akan lebih besar.

Down Payment (DP)

Down Payment atau uang muka adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan di awal sebelum kredit motor disetujui. Biasanya, DP untuk kredit motor tidak lebih dari 30% dari harga motor. Membayar DP yang lebih besar dapat mengurangi jumlah pokok pinjaman dan bunga yang harus dibayarkan, sehingga cicilan bulanan menjadi lebih ringan.

Suku Bunga Saat Kredit Motor Bekas

Suku bunga adalah biaya tambahan yang dikenakan oleh lembaga pembiayaan atas pinjaman yang diberikan. Untuk kredit motor, suku bunga biasanya berkisar antara 1,5% hingga 4% per bulan. 1,5% hanya untuk kasus khusus, biasanya bunga sekitar 2,5% ~ 3,5%. Suku bunga ini bisa berbeda-beda tergantung dari kebijakan masing-masing lembaga pembiayaan dan profil kredit peminjam. Penting untuk memperhitungkan suku bunga ini dalam perencanaan keuangan Anda, karena akan sangat mempengaruhi jumlah total pembayaran yang harus Anda lakukan selama masa kredit.

Apa Keuntungan dan Kekurangan Beli Motor Bekas Secara Kredit

Keuntungan

  1. Pembayaran Lebih Terjangkau: Dengan sistem kredit, Anda tidak perlu menyiapkan dana besar di awal. Anda bisa memiliki motor impian dengan pembayaran yang lebih ringan setiap bulannya.
  2. Cepat Mendapatkan Motor: Proses kredit biasanya tidak memakan waktu lama, sehingga Anda bisa segera mendapatkan motor yang diinginkan.
  3. Fleksibilitas Pembayaran: Banyak pilihan tenor yang bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda.

Kekurangan

  1. Total Pembayaran Lebih Besar: Karena adanya bunga, total pembayaran yang harus Anda lakukan selama masa kredit akan lebih besar dibandingkan jika Anda membeli secara tunai.
  2. Resiko Penarikan Motor: Jika Anda tidak bisa membayar angsuran tepat waktu, ada risiko motor akan ditarik oleh lembaga pembiayaan.
  3. Biaya Tambahan: Ada beberapa biaya tambahan seperti administrasi, asuransi, dan lainnya yang perlu diperhitungkan.

Bunga Kredit Motor Bekas Lebih Besar Daripada Mobil

Ada beberapa alasan kenapa sih suku bunga motor lebih besar daripada mobil, berikut di antaranya!

Tingkat pendanaan lebih tinggi

Perusahaan pembiayaan seperti FIF, OTO, MCF, dan Adira meminjam uang dari pasar uang. Namun karena pasar motor dianggap sebagai pasar yang berisiko tinggi, para pemberi pinjaman uang meminta suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan pinjaman mobil, rumah, dan pinjaman lainnya.

Tingkat Gagal Kredit yang tinggi

Tingkat kredit yang tidak baik sama dengan meningkatnya gagal kredit yang lebih, tingkat gagal kredit motor juga lebih tinggi daripada pinjaman mobil dan rumah. Bagi sebagian besar konsumen Indonesia, sepeda motor termasuk barang pembelian pertama dengan nilai yang tinggi. Beberapa pembeli sepeda motor tidak pandai mengontrol arus kas keuangan mereka sehingga gagal membayar cicilan bulanan.

Tingkat Pencurian Tinggi

Mobil tidak mudah dicuri dan rumah tidak mungkin dicuri. Produsen sepeda motor sedang mengembangkan teknologi baru untuk fungsi anti-pencurian seperti teknologi dari Honda, yaitu Honda Smart Key System, tetapi tingkat pencurian masih tinggi. Ketika pengendara kehilangan sepeda motornya, banyak dari mereka berhenti membayar cicilan. Dan ini juga meningkatkan Tingkat Gagal Kredit.

Suku Bunga BI Rate Naik Pengaruh ke Kredit Motor Bekas ?

Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 6,25% pada April 2024 akan memiliki dampak signifikan terhadap kredit motor dan mobil. Kenaikan suku bunga acuan ini berarti bahwa suku bunga pinjaman dari lembaga keuangan juga akan meningkat. Berikut dampaknya:

  1. Biaya Pinjaman Lebih Tinggi: Suku bunga kredit yang lebih tinggi akan membuat cicilan bulanan menjadi lebih mahal. Hal ini dapat mempengaruhi daya beli konsumen, terutama untuk kredit motor yang sudah memiliki suku bunga lebih tinggi.
  2. Penurunan Permintaan Kredit: Dengan biaya pinjaman yang lebih tinggi, kemungkinan besar permintaan untuk kredit motor dan mobil akan menurun. Konsumen mungkin akan menunda atau mencari alternatif pembiayaan lainnya.
  3. Peningkatan Risiko Kredit: Peningkatan suku bunga dapat membuat beberapa konsumen kesulitan membayar cicilan mereka, meningkatkan risiko kredit macet untuk lembaga pembiayaan.

Memahami bunga kredit motor sangat penting sebelum Anda memutuskan untuk membeli motor bekas secara kredit. Dengan mengetahui tenor pinjaman, down payment, dan suku bunga, Anda dapat merencanakan keuangan Anda dengan lebih baik dan menghindari masalah pembayaran di masa depan. Meskipun membeli motor bekas secara kredit menawarkan banyak keuntungan, Anda juga perlu mempertimbangkan kekurangannya dan mempersiapkan diri terhadap perubahan kondisi ekonomi seperti kenaikan suku bunga acuan. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat menikmati kemudahan memiliki motor bekas tanpa membebani keuangan Anda.

Dan jangan lupa untuk bernegosiasi dengan perusahaan pembiayaan. Jika Anda memiliki skor kredit yang baik, Anda bisa dengan mudah menurunkan suku bunga atau mengurangi beberapa bulan cicilan.

Dealer mitra MoFE yang telah diverifikasi menyediakan opsi keuangan. Jangan ragu untuk menanyakan opsi keuangan saat Anda mengunjungi dan membeli sepeda motor bekas dari MoFE.

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait