MoFE Logo

Mau Beli Motor Impor ke Indonesia? Pikir Lagi!

Mau Beli Motor impor? Pikir Lagi!

Rumput tetangga memang seringkali terlihat lebih hijau. Ada banyak pilihan motor yang dijual di pasaran, lalu kenapa ada orang yang memilih motor impor? Mungkin alasannya biar gak mainstream atau karena ingin tampil beda. Atau bisa jadi, orang yang mau beli motor impor duitnya memang sudah kebanyakan. Namun, satu hal yang pasti: harga motor impor, baik yang dijual melalui distributor resmi di Indonesia maupun yang diimpor langsung dari luar negeri, pasti akan menguras kantong. Yes, harganya lebih mahal banget. Mari kita bahas lebih dalam tentang ini.

Motor impor Lebih Mahal Karena Pajak impor

Kenapa motor impor lebih mahal? Jawabannya jelas: karena pajaknya. Ketika motor diimpor dari luar negeri, beban pajak yang dikenakan sangat besar. Ini termasuk bea masuk, pajak barang mewah, dan berbagai biaya administrasi lainnya yang pada akhirnya dibebankan kepada konsumen. Alhasil, harga motor impor menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan motor yang diproduksi atau dirakit di dalam negeri.

Pemerintah Indonesia memberlakukan pajak impor untuk melindungi industri sepeda motor Indonesia. Berkat pajak impor ini, banyak produsen sepeda motor membuka pabrik di Indonesia dan ekspor sepeda motor menjadi salah satu sumber pendapatan penting bagi Indonesia.

Tapi, apakah kualitas motor impor lebih baik? Belum tentu. Banyak motor lokal yang memiliki kualitas tidak kalah dengan motor impor. Misalnya, Honda Supra dan Honda Super Cub C125 memiliki mesin dan banyak bagian rangka yang sama, namun harga Supra X adalah 20 juta sementara Super Cub yang diproduksi di Thailand harganya 78 juta.

Namun, persepsi masyarakat sering kali menganggap produk impor lebih berkualitas. Ini bukanlah alasan yang cukup kuat untuk mengeluarkan uang lebih banyak, terutama jika Anda bisa mendapatkan motor dengan spesifikasi serupa dari produsen lokal dengan harga yang lebih terjangkau.

Apa saja syarat yang dibutuhkan untuk impor kendaraan dari luar negeri?

Prosesnya cukup rumit. Anda harus memiliki izin impor, membayar berbagai jenis pajak, dan mengurus dokumen administrasi yang tidak sedikit. Belum lagi, ada risiko kerusakan selama pengiriman yang harus diperhitungkan. Semua ini menambah beban biaya dan waktu yang harus Anda keluarkan.

Untuk mendapatkan lisensi impor, Anda perlu mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Namun, masalahnya adalah pemerintah Indonesia ingin meminimalkan impor. Jadi, mereka kemungkinan besar tidak akan memberikan Anda lisensi impor. Ini berarti Anda harus mencari “solusi” atau menemukan “konsultan” dan ini juga memerlukan biaya.

Kenapa Produsen Motor Besar Lakukan impor Motor?

Biasanya, produsen motor membawa suku cadang dari luar negeri dan merakitnya di Indonesia. Namun, ada juga beberapa motor yang dijual di Indonesia yang dikirim utuh dari luar negeri. Soal harga, jangan ditanya lagi, pastinya di atas rata-rata! Misalnya, Honda dengan produknya Forza 250. Pertanyaannya, kenapa produsen motor melakukan impor padahal produknya sudah banyak di pasaran?

Alasan terbesar mengapa produsen mengimpor motor besar ke Indonesia adalah untuk membangun citra merek. Misalnya, CBR1000RR adalah model unggulan dari seri CBR. Ketika Anda membeli CBR150R, Anda bisa mengatakan “motor saya adalah saudara dari CBR1000RR.”

Jawaban yang paling mungkin adalah karena produsen ingin mengenalkan atau membawa nilai perusahaan mereka dari produk tersebut. Dengan mengimpor motor, mereka berharap produknya bisa dikenal hingga ke negara-negara lain. Kemungkinan lain adalah eksklusivitas. Produk yang tidak diproduksi secara massal di suatu negara akan membuat motor tersebut menjadi lebih eksklusif. Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin tampil beda dan memiliki motor yang tidak pasaran.

Unboxing Motor impor

Anda tidak salah dengar, motor yang diimpor dikirim dalam bentuk box dan harus diunboxing. Di salah satu channel YouTube ditunjukkan bahwa motor impor dikirim dengan peti kotak besi dan kardus. Ketika box motor dibuka, masih ada semacam pelindung lagi yang membungkus permukaan body motor. Tujuannya jelas, agar motornya terhindar dari lecet atau penyok. Tentu saja, Anda tidak mau motor mahal yang sudah dibeli malah rusak selama pengiriman, bukan?

Pengalaman unboxing motor impor bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi sebagian orang. Namun, apakah ini cukup untuk membenarkan harga yang jauh lebih tinggi? Belum tentu. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli motor impor. Selain harga yang lebih mahal, proses perawatan dan ketersediaan suku cadang juga bisa menjadi masalah tersendiri. Kecuali memang anda membelinya 

Kelebihan dan Kekurangan Beli Motor impor CBU Berdasarkan Pengalaman Salah satu Youtuber

Video unboxing motor impor memang satisfying, dan salah satu Youtuber, Doni Senoaji, menceritakan pengalamannya membeli motor impor. Dalam video tersebut, Doni berbagi tentang berbagai kelebihan dan kekurangan motor impor berdasarkan pengalamannya. Mari kita bahas lebih detail.

Kelebihan

Spesifikasi Lebih Tinggi

Doni menyebutkan bahwa salah satu kelebihan motor impor adalah spesifikasinya yang lebih tinggi dibandingkan dengan versi yang dijual di pasaran Indonesia. Hal ini mencakup berbagai aspek, mulai dari fitur teknologi, material yang digunakan, hingga kualitas keseluruhan motor. Misalnya, power engine yang lebih baik. Doni menambahkan bahwa dari segi performa mesin, motor impor yang ia beli memiliki power engine yang lebih baik. Ini cukup menarik karena jika memang ini benar maka akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih memuaskan. Bagi penggemar kecepatan dan performa, ini tentu menjadi nilai tambah yang signifikan.

Eksklusivitas

Kelebihan lain yang diutarakan Doni adalah eksklusivitas. Motor impor, terutama yang diimpor dalam jumlah terbatas, memiliki daya tarik tersendiri karena tidak banyak orang yang memilikinya. Ini membuat pemiliknya merasa lebih istimewa dan berbeda dari kebanyakan pengguna motor lain. Eksklusivitas ini sering kali menjadi alasan utama bagi seseorang untuk memilih motor impor.

Nomor Rangka Unik

Doni juga menyebutkan bahwa motor Completely Built Up (CBU) biasanya memiliki nomor rangka yang unik. Nomor rangka ini sering kali berurutan atau berseri dengan motor-motor lain yang dikirim dalam batch yang sama. Hal ini memberikan sentuhan khusus dan nilai kolektibilitas bagi para pemiliknya, terutama bagi mereka yang gemar mengoleksi motor.

Kekurangan

Harga yang Lebih Mahal

Kekurangan pertama yang disebutkan Doni adalah harga yang lebih mahal. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, motor impor dikenakan berbagai pajak dan biaya tambahan yang membuat harganya melonjak jauh lebih tinggi dibandingkan motor lokal. Ini menjadi kendala utama bagi banyak orang yang ingin memiliki motor impor namun terbentur dengan anggaran.

Sulitnya Mendapatkan Suku Cadang

Doni juga menyoroti bahwa salah satu tantangan besar memiliki motor impor adalah sulitnya mendapatkan suku cadang. Motor edisi tertentu, terutama yang tidak banyak beredar di pasaran, sering kali menghadapi masalah dalam ketersediaan suku cadang. Hal ini bisa menjadi masalah serius ketika motor membutuhkan perbaikan atau penggantian komponen. Waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan suku cadang juga bisa menjadi lebih besar, mengingat harus dipesan dari luar negeri.

Nilai jual kembali yang lebih rendah

Harga motor bekas CBU (Completely Built Up) turun lebih cepat dibandingkan motor lokal. Karena lebih dari setengah harga motor adalah pajak, nilai motor itu sendiri menjadi rendah. Dan karena pembeli yang terbatas, harga motor bekas cepat turun. Namun, jika Anda beruntung memiliki Harley Davidson, Ducati, atau motor populer lainnya, terkadang harganya naik seperti barang koleksi.

Membeli motor impor memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan matang-matang. Dari spesifikasi yang lebih tinggi dan eksklusivitas hingga tantangan harga dan ketersediaan suku cadang, semua aspek ini harus diperhitungkan sebelum membuat keputusan. Pengalaman Doni Senoaji menunjukkan bahwa memiliki motor impor bisa menjadi kebanggaan tersendiri, namun juga memerlukan komitmen finansial dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan. Jadi, jika Anda berpikir untuk membeli motor impor, pastikan untuk mempertimbangkan semua faktor ini agar tidak menyesal di kemudian hari.

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait