MoFE Logo

Arti Kode dan Fungsi Tanda di Ban Motor !

Ketahui Arti Kode dan Fungsi Tanda di Ban Motor!

Pernah iseng nanya orang di lampu merah (pengendara lain) tentang ban motornya. “Mas, ban yang digunakan ini tipe apa? Beban maksimalnya berapa? Ukurannya berapa ya?” kemudian si abang-abangnya menjawab dengan kebingungan di wajahnya, “Gak tau, ngikutin abang-abangnya aja!”

Kenyataan ini sering ditemui di jalan. Banyak pengendara motor yang tidak tahu detail tentang ban yang mereka gunakan. Padahal, informasi ini sangat penting untuk mengira-ngira kecepatan hingga beban yang bisa diemban oleh ban motor mereka. Tidak sedikit yang hanya bergantung pada apa yang disarankan oleh mekanik tanpa mencari tahu lebih lanjut. Jawaban “ngikutin abang-abangnya aja” seolah menjadi standar, sementara pengetahuan tentang arti kode dan tanda di ban motor bisa membantu meningkatkan keselamatan dan performa berkendara.

Namun, kalau kita menonton motoGP, komentator sering membahas jenis ban yang digunakan oleh para pembalap, karena ban sangat mempengaruhi tenaga dan pengereman motor. Dalam kehidupan sehari-hari, meskipun tidak seintens motoGP, ban tetap merupakan salah satu komponen terpenting untuk memastikan Anda berkendara dengan efisien dan aman.

Arti Kode di Ban Motor

Ketika kamu melihat ban motor, pasti akan ada serangkaian angka dan huruf yang tertera di permukaannya. Setiap kode ban motor tersebut memiliki arti tersendiri yang penting untuk diketahui. Mari kita ambil contoh kode ban 130/70-17 M/C 62S. Apa arti dari kode tersebut?

130: Lebar Tapak Ban (mm)

Angka pertama, 130, menunjukkan lebar tapak ban dalam milimeter. Lebar tapak ini penting karena mempengaruhi stabilitas dan grip ban terhadap permukaan jalan.

70: Rasio Aspek Ban (%)

Angka kedua, 70, adalah rasio aspek ban, yaitu perbandingan antara tinggi ban dengan lebar tapak, dalam persen. Dalam hal ini, tinggi ban adalah 70% dari lebar tapak (130 mm).

17: Diameter Velg (inci)

Angka ketiga, 17, menunjukkan diameter velg dalam inci. Ukuran ini harus sesuai dengan velg motor agar ban bisa dipasang dengan sempurna.

M/C: Tipe Ban (Motorcycle)

Kode M/C mengindikasikan bahwa ban tersebut adalah jenis medium compound.

62: Indeks Beban

Angka 62 adalah kode yang menunjukkan beban maksimal yang dapat ditanggung oleh ban. Dalam tabel indeks beban, angka 62 berarti ban dapat menahan beban hingga 265 kg.

S: Indeks Kecepatan

Huruf S menunjukkan kecepatan maksimal yang dapat dicapai oleh ban tersebut. Dalam tabel indeks kecepatan, S berarti kecepatan maksimal adalah 180 km/jam.

@mofe_indonesia

Ketahui arti kode pada ban motor kalian! Beli/jual motor bekas hanya di MoFE! banmotor trendmotor ukiranban banukiran banmatic banvulkanisirjakarta

♬ Aesthetic – Tollan Kim

Memahami Arti Kode Indeks Beban Maksimal Ban Motor

Pasti banyak yang bingung, bagaimana bisa angka 62 menunjukkan beban maksimal 265 kg? Jawabannya ada pada tabel indeks beban. Setiap angka indeks beban memiliki nilai tertentu yang menunjukkan berapa kilogram beban maksimal yang bisa ditahan oleh ban. Di video berikut adalah beberapa contoh indeks beban dan beban maksimal yang bisa diembannya:

@mofe_indonesia

Ketahui kode beban maksimal pada ban motor kalian! Beli/jual motor bekas hanya di MoFE! #banmotor #trendmotor #ukiranban #banukiran #banmatic #banvulkanisirjakarta

♬ Very cute melody by marimba tone(39813) – Mitsu Sound

Dengan mengetahui angka ini, kamu bisa memastikan bahwa ban yang kamu gunakan mampu menahan beban dari motor dan pengendaranya dengan aman.

Arti Kode Kecepatan Maksimal di Ban Motor

Setiap ban motor memiliki batas kecepatan maksimal yang aman untuk digunakan. Batas ini diindikasikan oleh huruf dengan makna atau arti yang tertera pada kode ban motor. Sebagai contoh, jika kamu melihat kode 130/70-17 M/C 62S, huruf “S” di akhir menunjukkan kecepatan maksimal ban tersebut adalah 180 km/jam.

Indeks kecepatan ini sangat penting untuk dipahami karena berkendara melebihi batas kecepatan yang direkomendasikan dapat menyebabkan ban overheat, kehilangan traksi, dan pada akhirnya bisa menyebabkan kecelakaan. Di video berikut adalah beberapa contoh huruf indeks kecepatan dan kecepatan maksimal yang diwakilinya:

@mofe_indonesia

Ketahui kode maksimal kecepatan pada ban motor kalian! Beli/jual motor bekas hanya di MoFE! #banmotor #trendmotor #ukiranban #banukiran #banmatic #banvulkanisirjakarta

♬ Very cute melody by marimba tone(39813) – Mitsu Sound

Ban Motor Kadaluarsa

Mungkin kamu pernah mendengar bahwa ban motor memiliki masa kadaluarsa. Namun, sebenarnya hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyatakan bahwa ban motor memiliki masa kadaluarsa yang baku. Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang perlu kamu perhatikan terkait dengan umur dan kualitas ban motor.

@mofe_indonesia

Perlu dicatat, 4 angka di ban motor itu menunjukkan kapan ban motor itu diproduksi ya! Bukan kadaluarsanya! Bahkan asumsi setelah 5 tahun ban sudah tidak bisa digunakan itu masih jadi perdebatan! Sudah berapa tahun ban motor kalian? Intip motor-motor kece yuk di MoFE, Klik link di bio ya! #banmotor #banmotormurah #banmotormatic #kodeban #bankadaluarsa #ukirban #sunarno

♬ golden hour – piano version – main character melodies

Kualitas Ban dan Penyimpanan

Walaupun tidak ada tanggal kadaluarsa yang pasti, kualitas ban motor bisa menurun seiring waktu, terutama jika ban tersebut disimpan dengan cara yang kurang baik. Penyimpanan yang buruk bisa menyebabkan ban menjadi keras, retak, atau kehilangan elastisitasnya. Faktor-faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari, suhu yang ekstrem, dan kelembapan juga bisa mempercepat proses penurunan kualitas ban.

Kepercayaan Populer: Ban Menurun Kualitasnya Setelah 5 Tahun

Tidak sedikit orang yang percaya bahwa ban motor akan menurun kualitasnya atau bahkan kadaluarsa setelah sekitar 5 tahun. Kepercayaan ini didasarkan pada pengalaman dan pengamatan bahwa ban yang sudah lama digunakan cenderung menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas, seperti retakan pada permukaan ban, kekerasan yang meningkat, dan penurunan traksi.

Arti Kode Angka Untuk Mengetahui Usia Ban Motor

Kamu bisa mengetahui kapan ban motor kamu diproduksi dengan memahami arti kode produksi yang tertera pada dinding ban. Biasanya, kode ini terdiri dari empat angka yang menunjukkan minggu dan tahun produksi ban tersebut. Misalnya, jika terdapat angka 4020 pada ban, ini berarti:

Dua angka pertama (40) menunjukkan bahwa ban tersebut diproduksi pada minggu ke-40.

Dua angka terakhir (20) menunjukkan tahun produksi, yaitu 2020.

Dengan mengetahui kode produksi ini, kamu bisa mengira-ngira berapa usia ban yang kamu beli dan menentukan apakah ban tersebut masih layak pakai atau sudah saatnya diganti.

Menjaga Tekanan Ban

Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan untuk memastikan ban motor tetap dalam kondisi prima adalah tekanan ban. Tekanan ban yang tepat sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, stabilitas, dan keselamatan berkendara. Ban dengan tekanan yang tidak sesuai dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti pengendalian yang buruk, peningkatan konsumsi bahan bakar, dan risiko pecah ban.

Mengapa Tekanan Ban Penting?

  • Kenyamanan Berkendara: Tekanan ban yang tepat memastikan perjalanan yang lebih nyaman karena ban dapat menyerap guncangan dari jalan dengan lebih baik.
  • Stabilitas dan Pengendalian: Ban dengan tekanan yang sesuai memberikan traksi yang optimal, meningkatkan pengendalian dan stabilitas motor, terutama saat berbelok atau mengerem.
  • Umur Ban: Menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrik dapat memperpanjang umur ban karena mengurangi keausan yang tidak merata, atau bahkan tragedi ban benjol.
  • Keamanan: Tekanan ban yang benar mencegah risiko ban pecah yang bisa menyebabkan kecelakaan serius.
@mofe_indonesia

Tekanan udara pada ban motor itu beda-beda ya guys! Tergantung pada ukuran dan jenis motornya! Buat yang lagi cari motor bekas bisa cek di MOFE ya! Tinggal klik link yang ada di bio! banmotor trendmotor ukiranban banukiran banmatic #banvulkanisirjakarta tekananban

♬ Aesthetic – Tollan Kim

Tekanan Ban Sesuai Jenis Motor

Setiap jenis motor memiliki rekomendasi tekanan ban yang berbeda. Tekanan ini biasanya dicantumkan dalam manual pengguna atau pada stiker di dekat area pelek atau di bawah jok motor. Berikut adalah tabel tekanan ban yang umum digunakan berdasarkan jenis motor:

Jenis MotorTekanan Ban Depan (psi)Tekanan Ban Belakang (psi)
Motor Bebek (Underbone)28-3030-32
Motor Sport32-3434-36
Motor Skuter (Scooter)28-3030-32

Menjaga tekanan ban sesuai dengan rekomendasi sangat penting. Pastikan untuk memeriksa tekanan ban secara rutin, setidaknya sekali seminggu atau sebelum melakukan perjalanan jauh. Gunakan alat pengukur tekanan ban yang akurat untuk memastikan hasil yang tepat.

Mengganti Ban yang Sudah Aus

Mengganti ban yang sudah aus merupakan bagian penting dari perawatan motor. Ban yang aus tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara tetapi juga sangat berbahaya. Salah satu indikator bahwa ban perlu diganti adalah keausan tapak ban.

Tread Wear Indicator (TWI)

Ban motor dilengkapi dengan segitiga kecil yang disebut Tread Wear Indicator (TWI). TWI ini berfungsi sebagai penanda keausan ban. Jika tapak ban mulai menyentuh tanda segitiga ini, berarti ban sudah aus dan harus segera diganti.

@mofe_indonesia

Sekarang udah tau dong fungsi logo segitiga di ban! Intip motor-motor kece yuk di MoFE, Klik link di bio ya! #banmotor #banmotormurah #banmotormatic #kodeban #bankadaluarsa #ukirban #sunarno

♬ golden hour – piano version – main character melodies

Mengapa Mengganti Ban Aus Itu Penting?

  • Keamanan Berkendara: Ban yang aus memiliki traksi yang lebih rendah, terutama di permukaan jalan yang basah atau licin, meningkatkan risiko tergelincir.
  • Efisiensi Bahan Bakar: Ban yang aus atau kempes dapat meningkatkan hambatan gulir, yang berarti motor membutuhkan lebih banyak tenaga untuk bergerak, sehingga konsumsi bahan bakar meningkat.
  • Performa Kendaraan: Ban yang dalam kondisi baik memastikan performa motor tetap optimal, terutama saat melakukan manuver atau pengereman mendadak.

Tanda-Tanda Ban Perlu Diganti

Selain menggunakan TWI, ada beberapa tanda lain yang menunjukkan ban perlu diganti:

  • Retakan pada Ban: Jika terdapat retakan pada dinding atau tapak ban, itu adalah tanda bahwa ban sudah tua dan harus diganti.
  • Benjolan atau Deformasi: Jika terdapat benjolan atau perubahan bentuk pada ban, ini menandakan kerusakan internal yang memerlukan penggantian segera.
  • Penurunan Kinerja: Jika kamu merasa motor tidak lagi stabil atau traksinya berkurang, meskipun tekanan ban sudah sesuai, ini bisa menjadi indikasi bahwa ban perlu diganti.

Saat membeli sepeda motor bekas, ban adalah bagian yang “Harus Diperiksa”. Jika ban masih relatif baru dan sering diganti, Anda bisa berasumsi bahwa pemilik sebelumnya merawat sepeda motor dengan baik. Namun, jika ban tidak diganti meskipun jarak tempuh sudah lebih dari 10.000 km dan alur bannya sudah benar-benar hilang, ini adalah tanda bahwa pemilik sebelumnya tidak melakukan perawatan yang tepat dan sepeda motor tersebut memiliki risiko kualitas yang buruk.

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait