MoFE Logo

Arti AJP di Marketplace Jual Beli Motor!

Dalam era digital yang terus berkembang, jual beli motor bekas telah menjadi fenomena yang semakin merakyat. Terutama melalui platform-platform daring seperti Facebook Marketplace. Kemudahan akses dan jangkauan luas dari platform-platform ini telah memudahkan masyarakat untuk menjual atau membeli kendaraan roda dua secara cepat dan efisien.

Namun, di tengah kemudahan tersebut, sering kali kita dihadapkan pada istilah-istilah yang mungkin belum begitu familiar, seperti “AJP” yang sering muncul dalam judul postingan jual beli motor. Tidak sedikit yang merasa bingung, apa sebenarnya makna dari istilah tersebut? Mengapa istilah ini menjadi begitu populer dan sering digunakan dalam konteks jual beli motor di platform daring?

Arti sebenarnya dari “AJP” ini mungkin menjadi tanda tanya bagi sebagian orang. Namun, untuk memahami konteksnya, kita perlu menggali lebih dalam tentang apa yang sebenarnya tersirat di balik istilah tersebut. Apakah ini sekadar singkatan dari nama suatu merek motor? Ataukah ada makna khusus yang terkait dengan spesifikasi atau kondisi motor yang ditawarkan?

Kalau di artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang apa arti APC Motorcycle Company Wild Card pada marketplace, dan AJP memiliki keterkaitan yang mirip dengan itu.

Dalam penjelasan berikutnya, kita akan menjelajahi lebih lanjut tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan “AJP” dalam dunia jual beli motor bekas di marketplace

Apa arti AJP?

Dalam bidang akuntansi, AJP adalah Ayat Jurnal Penyesuaian yang merupakan proses untuk menyesuaikan saldo-saldo rekening dalam neraca saldo, sehingga mencerminkan saldo yang akurat hingga akhir periode akuntansi.

Namun, yang kita maksudkan di sini bukanlah AJP dalam konteks tersebut. Kita sedang membicarakan AJP dalam konteks motor.

AJP dalam industri motor adalah sebuah perusahaan motor yang didirikan pada tahun 1987 oleh António Pinto dan Jorge Pinto di Penafiel, Portugal utara.

Awalnya hanya sebuah bengkel sepeda motor off-road, perusahaan ini berkembang pesat menjadi produsen sepeda motor lengkap dengan spesialisasi di motor off-road tentunya.

Menurut Wikipedia nama “AJP” sendiri diambil dari nama seorang pembalap terkenal, António J Pinto, yang pernah menjadi juara Portuguese Enduro Champion sebanyak 7 kali.

Singkatnya, AJP adalah produsen motor yang mengkhususkan diri dalam motor off-road, mirip seperti APC Motorcycle Company si produsen motor namun fokus pada produksi motor berbeda yakni model v-twin.

Apa Arti AJP di Marketplace Jual Beli Motor?

Sepertinya pertanyaannya harus diubah menjadi,”mengapa istilah AJP muncul dalam postingan jual beli motor, padahal motor yang dijual bukan off-road?”

Jawabannya mungkin terletak pada kurangnya pengetahuan pengguna tentang opsi produsen motor yang tersedia. Ketika mereka memasukkan informasi tentang motor yang akan mereka jual di Facebook, opsi “AJP” muncul sebagai salah satu pilihan teratas di kolom pembuatan listing, biasanya berada di nomor 2 setelah opsi “APC motorcycle”. Sehingga opsi AJP jadi opsi termudah untuk dipilih saat melakukan listing jual motor.

Banyak pengguna mungkin tidak menyadari bahwa mereka telah memilih produsen yang salah untuk motor mereka. Seharusnya, mereka dapat memilih produsen yang sesuai dengan merek motor yang mereka jual, seperti Honda, Yamaha, Kawasaki, dan produsen mainstream lainnya yang cukup familiar di Indonesia.

Salah satu penyebab lainnya mungkin adalah karena pengaturan bahasa pada platform seperti Facebook menggunakan bahasa Inggris, yang dapat membingungkan sebagian pengguna.

Istilah Jual Beli Motor Bekas Lainnya

Selain istilah “AJP” yang telah kita bahas sebelumnya, ada beberapa istilah lain yang sering kali menjadi bagian dari percakapan di dunia jual beli motor bekas, terutama di platform marketplace seperti Facebook Marketplace. Memahami istilah-istilah ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada para pembeli dan penjual dalam menjalankan transaksi mereka. Berikut adalah beberapa istilah yang perlu kita eksplorasi lebih lanjut:

YP (Yatim Piatu)

Istilah ini merujuk pada motor yang memiliki surat-surat tidak lengkap, seperti BPKB atau STNK yang hilang atau belum lengkap. Meskipun motor tersebut mungkin berada dalam kondisi baik, kekurangan surat-surat ini dapat menjadi kendala dalam proses jual beli.

FP (Full Paper)

Sebaliknya dari YP, motor dengan status FP memiliki semua surat-surat lengkap dan tidak ada masalah terkait dokumen kendaraan. Ini memberikan kepastian dan kepercayaan tambahan kepada pembeli yang mencari motor dengan legalitas yang jelas.

Selendangan

Istilah ini mengacu pada motor bodong atau ilegal, di mana surat-suratnya dipalsukan atau tidak sah. Mengetahui perbedaan antara motor yang asli dan motor selendangan adalah kunci untuk menghindari masalah hukum di masa depan.

SpeK

Singkatan dari spesifikasi, istilah ini merujuk pada detail dan fitur motor yang sedang diperdagangkan. Memahami spekifikasi motor yang ditawarkan dapat membantu pembeli dalam membuat keputusan yang lebih baik.

PLN Normal

Meskipun “PLN” merujuk pada perusahaan listrik, dalam konteks ini istilah ini mengacu pada fungsi kelistrikan dari motor yang dijual. Mengetahui bahwa sistem kelistrikan motor berfungsi normal adalah hal yang penting bagi calon pembeli.

Mahar

Istilah ini merujuk pada harga atau nilai yang harus dibayarkan oleh pembeli untuk membeli motor. Pemahaman tentang nilai motor dan faktor-faktor yang memengaruhinya dapat membantu pembeli dan penjual dalam menetapkan harga yang adil.

NET

Harga “NET” adalah harga yang sudah final dan tidak dapat ditawar lagi. Ketika penjual menetapkan harga “NET”, ini berarti bahwa mereka tidak akan menerima tawaran harga yang lebih rendah dari pembeli.

Nepis

Nepis adalah singkatan dari “Nego Tipis”, yang berarti pembeli masih memiliki sedikit ruang untuk bernegosiasi harga motor. Istilah ini mengindikasikan bahwa penjual mungkin bersedia untuk menerima tawaran yang sedikit lebih rendah dari harga yang tercantum.

COD (Cash on Delivery)

Metode pembayaran di mana pembeli membayar saat menerima barang secara langsung. Memahami bahwa transaksi dilakukan secara COD dapat memberikan kepercayaan tambahan kepada pembeli dan penjual.

Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang istilah-istilah ini, diharapkan para pengguna marketplace dapat melakukan transaksi jual beli motor bekas dengan lebih lancar dan meminimalkan kebingungan yang mungkin timbul. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang lebih transparan dan dapat dipercaya bagi semua pihak yang terlibat dalam proses jual beli motor bekas.

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait