MoFE Logo

10 Tips Jitu Merawat Motor yang Jarang Digunakan

Punya motor yang jarang digunakan memang butuh 10 sentuhan tips jitu untuk merawat motor tersebut.

Memiliki motor pribadi di era modern ini merupakan sebuah kebutuhan. Kendaraan roda dua ini menawarkan mobilitas yang tinggi dan efisien dalam waktu. Namun, tak jarang kesibukan sehari-hari membuat motor teronggok di garasi tanpa tersentuh dalam waktu lama.

Atau karena perubahan pola kerja dari Work From Office menjadi Work From Home membuat mobilitas seseorang berkurang dan motor yang biasa dimiliki menjadi jarang digunakan.

Hal ini tentu saja dapat menimbulkan berbagai masalah pada motor jika tidak dirawat dengan baik. Yup, jangan salah! Jarang digunakan bukan berarti membuat motor kalian awet tapi malah berisiko menjadi rusak lho!

Berikut adalah 10 tips jitu untuk merawat motor yang jarang digunakan agar tetap prima dan siap digunakan kapanpun:

1. Panaskan Mesin Secara Rutin

Meskipun jarang digunakan, panaskan mesin motor minimal 10 menit setiap 2-3 hari sekali. Hal ini berguna untuk menjaga sirkulasi oli dan mencegah aki soak. Pastikan motor dipanaskan dengan standar tengah agar oli dapat melumasi seluruh bagian mesin dengan baik.

2. Cek Oli Meskipun Tidak Digunakan

Oli mesin merupakan elemen penting untuk menjaga performa dan keawetan motor. Meskipun jarang digunakan, oli tetap harus diganti secara berkala sesuai anjuran pabrikan, umumnya setiap 2.000 – 3.000 kilometer. Hal ini untuk menghindari oli menjadi kotor dan mengental, yang dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

Namun tak ada salahnya mengecek seperti apa kondisi aki di motor Anda. Jika oli yang ada ternyata berubah warna atau konsentrasi sebaiknya Anda ganti.

3. Perhatikan Kondisi Aki

Ini yang tak kalah penting, aki! Jarang digunakan dapat menyebabkan aki soak dan memang aki menjadi salah satu permasalahan yang cukup sering dihadapi sepeda motor. Untuk menjaga kondisinya, periksa level air aki secara berkala dan bersihkan terminal aki dari kerak. Jika aki sudah menunjukkan tanda-tanda soak, segera ganti dengan yang baru.

4. Jaga Kebersihan Motor

Menjaga kebersihan motor tidak hanya untuk estetika, tapi juga untuk mencegah kerusakan akibat karat dan kotoran. Cuci motor secara berkala, terutama setelah terkena hujan atau melewati jalan yang berlumpur. Gunakan sabun khusus motor dan hindari menyemprot air bertekanan tinggi ke bagian mesin dan kelistrikan.

5. Pastikan Tekanan Ban Ideal

Ban yang kempes dapat menyebabkan handling motor tidak stabil dan berisiko bocor. Periksa tekanan ban secara berkala dan pastikan sesuai dengan standar yang dianjurkan pabrikan. Gunakan nitrogen untuk menjaga tekanan ban lebih stabil dalam jangka waktu yang lama.

6. Lindungi Motor dari Debu dan Cuaca

Simpan motor di tempat yang teduh dan terhindar dari debu dan cuaca ekstrem. Gunakan cover motor yang berkualitas untuk melindungi motor dari debu dan kotoran. Hindari menyimpan motor di tempat yang lembab karena dapat menyebabkan karat.

7. Lumasi Rantai dan Cek Rem

Rantai dan rem merupakan komponen penting yang perlu dilumasi dan cek secara berkala untuk menjaga performanya. Gunakan pelumas rantai khusus untuk menjaga rantai tetap lentur dan terhindar dari karat. Cek rem secara berkala untuk memastikan pengereman yang optimal.

8. Periksa Sistem Kelistrikan

Sistem kelistrikan yang bermasalah dapat menyebabkan berbagai gangguan pada motor, seperti mogok atau lampu tidak menyala. Periksa kabel-kabel dan komponen kelistrikan lainnya secara berkala dan pastikan tidak ada yang terputus atau konslet.

9. Gunakan Bahan Bakar Berkualitas

Bahan bakar sangatlah mempengaruhi performa motor dan kesehatan motor. Oleh karena itu pastikan gunakan bahan bakar yang berkualitas ya. Hindari menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah karena dapat menyebabkan knocking dan kerusakan pada mesin.

10. Lakukan Servis Berkala

Meskipun jarang digunakan, bawalah motor ke bengkel resmi untuk servis berkala minimal setiap 6 bulan sekali. Servis berkala akan membantu mendeteksi dan mengatasi potensi kerusakan sejak dini, sehingga motor tetap terjaga kondisinya.

Tips Tambahan jitu untuk merawat motor yang jarang digunakan :

  • Gunakan standar tengah saat menyimpan motor untuk menjaga bentuk ban dan suspensi.
  • Lepaskan terminal aki jika motor tidak akan digunakan dalam waktu lama.
  • Gunakan bahan bakar stabilizer untuk menjaga kualitas bahan bakar selama penyimpanan.
  • Semprotkan anti karat pada bagian-bagian motor yang berpotensi berkarat.
  • Pasang alarm motor untuk mencegah pencurian.
  • Dengan menerapkan tips-tips di atas, motor Anda yang jarang digunakan akan tetap prima dan siap digunakan kapanpun Anda membutuhkannya. Ingatlah, meskipun jarang digunakan, perawatan motor tetaplah penting untuk menjaga performa dan keawetannya.

Baca artikel lainnya ya!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait