MoFE Logo

Tanda-tanda Motor Bekas yang Berpotensi Bermasalah

Tanda-tanda Motor Bekas yang Berpotensi Bermasalah

Beli motor bekas memang seringkali menjadi pilihan yang menarik bagi banyak orang. Selain bisa menghemat biaya, membeli motor bekas juga memberikan kesempatan untuk mendapatkan kendaraan dengan fitur yang mungkin tidak bisa kita dapatkan pada motor baru dengan harga yang sama.

Tapi, beli motor bekas gak melulu lebih untung, yang zonk juga pasti banyak yang ngalamin. Dan bukan cuma modus penipuan sistem pembelian motornya, tapi kita berpotensi tertipu dengan kondisi motornya. Saat memutuskan untuk membeli motor bekas, seringkali kita hanya dapat melihat kondisi luar kendaraan tersebut. Jadi istilah “Jangan liat buku dari sampulnya aja” tuh benar adanya!

Jadi pas awal motor terlihat dalam kondisi baik-baik saja, namun setelah beberapa waktu penggunaan, masalah pun mulai muncul. Ya memang motor bekas yang semula kelihatannya baik-baik aja bisa tiba-tiba jadi bobrok karena kita sebagai pembeli gak peka sama beberapa tanda-tanda kerusakannya. Yuk kita Mengenali Tanda-tanda Motor Bekas yang Berpotensi Bermasalah!

Tanda-tanda Motor Bekas Bermasalah

Meskipun tanda-tanda ini bukan jadi patokan pasti, tapi setidaknya poin pembahasan ini bisa jadi acuan buat kita waspada saat beli motor bekas. Berikut pembahasannya:

Kilometer Terlalu Pendek

Ketika Anda menemukan bahwa motor bekas yang ingin Anda beli memiliki catatan kilometer yang terlalu pendek, sebaiknya tetap berhati-hati. Sebagaimana kita tahu, motor yang biasanya digunakan harian dalam jangka waktu tertentu biasanya memiliki catatan kilometer yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kilometer yang rendah pada motor bekas bisa menjadi pertanda adanya sesuatu yang disembunyikan oleh penjual. Ada kemungkinan bahwa motor tersebut telah mengalami manipulasi atau bahkan pemalsuan informasi terkait dengan jarak yang telah ditempuhnya.

Harga Di Bawah Pasaran

Harga motor bekas yang jauh di bawah harga pasaran memang terlihat menarik, tetapi sebaiknya jangan langsung terpancing oleh harga murah tersebut. Biasanya, harga yang terlalu rendah menjadi strategi penjual agar motor cepat laku. Namun, perlu diingat bahwa harga yang terlalu murah seringkali menjadi indikasi adanya masalah tertentu yang belum terungkap. Sebelum memutuskan untuk membeli, lebih baik melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kondisi motor secara menyeluruh.

Indikasi Banjir

Salah satu masalah serius yang seringkali dihadapi oleh motor bekas adalah terkena banjir. Kalau kalian mendapat informasi bahwa motor yang dijual pernah banjir-banjiran mending pikir ulang buat belinya deh! Ya walaupun penjual jarang ada yang ngaku sih dan pastinya langsung dicuci bersih biar gak ketauan.

Meskipun penjual telah membersihkan motor tersebut, namun ada kemungkinan bahwa masih terdapat tanda-tanda yang mengindikasikan bahwa motor tersebut pernah terendam banjir. Perhatikan dengan seksama adanya endapan kotor pada bagian dalam rangka dan cek juga bagian-bagian lain yang sulit dibersihkan. Oh ya cek juga bagian lampu depan dan belakangnya, soalnya kalau memang pernah terendam banjir bagian dalam stock lamp agak sulit buat dibersihin dan meninggalkan bekas kotor endapan di dalamnya.

Perbedaan Nomor Rangka

Salah satu hal yang perlu diwaspadai saat membeli motor bekas adalah perbedaan nomor rangka antara surat kendaraan dengan nomor rangka yang sebenarnya pada motor. Biasanya, nomor rangka mesin jarang diperiksa saat pembelian motor bekas, sehingga ada kemungkinan terjadi kecurangan atau manipulasi. Penting untuk memastikan bahwa nomor rangka pada surat kendaraan sesuai dengan nomor rangka yang sebenarnya pada motor untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Indikasi Bekas Kecelakaan

Kehadiran indikasi bekas kecelakaan pada motor bekas juga patut diperhatikan dengan serius. Kerusakan yang cukup parah akibat kecelakaan dapat berdampak pada performa dan keamanan motor tersebut. Jika Anda merasa ada kerusakan yang tidak biasa saat test drive, atau terdapat tanda-tanda lain yang mengindikasikan bekas kecelakaan kaya setang bengkok, rangka terlihat tidak lurus, sebaiknya pertimbangkan untuk mencari motor lain yang lebih aman dan terjamin kondisinya.

Masalah Starter

Jangan gampang tergiur dengan “ini tinggal ganti aki aja, starter lancar lagi nanti”

Masalah pada starter merupakan salah satu tanda bahwa motor bekas memiliki masalah pada sistem kelistrikan yang rumit. Meskipun beberapa motor dilengkapi dengan kick starter sebagai alternatif, namun keberadaan masalah pada starter seharusnya menjadi peringatan bagi calon pembeli. Perbaikan masalah kelistrikan motor dapat menjadi proses yang rumit dan mahal, sehingga sebaiknya berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk membeli motor bekas dengan masalah ini.

Las-lasan Tidak Rapi pada Rangka

Bagian sambungan rangka pada motor bekas juga perlu diperhatikan dengan seksama. Jika Anda melihat adanya las-lasan yang tidak rapi atau tebal pada bagian tersebut, ini dapat menjadi indikasi bahwa motor pernah mengalami kerusakan serius seperti patah atau bekas tabrakan. Kemudian dilas ulang guna menyambung patahan pada motor bekas tersebut. Kerusakan pada rangka motor dapat berdampak serius pada keamanan dan performa kendaraan, sehingga sebaiknya hindari untuk membeli motor dengan tanda-tanda tersebut.

Sebagai calon pembeli, memahami dan mengenali tanda-tanda ini dapat membantu kita membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih motor bekas yang tepat. Meskipun prosesnya mungkin memakan waktu dan memerlukan penelitian yang teliti, namun usaha tersebut akan terbayar dengan mendapatkan kendaraan yang sesuai dengan ekspektasi dan meminimalkan risiko masalah yang mungkin timbul di kemudian hari.

Beberapa Tips saat COD Motor Bekas

Guna menghindari hal kurang menyenangkan saat beli motor bekas, memang sebaiknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Cek Harga Pasaran dengan Teliti

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli motor bekas, sangat penting untuk melakukan pengecekan harga pasaran terlebih dahulu. Dengan mengetahui harga pasaran motor yang Anda incar, Anda dapat menghindari penipuan dan memastikan motor tidak kemahalan.

Untuk hal ini kalian bisa Cek di MoFE lho!

Pilih Dealer Terpercaya dan Resmi

Salah satu langkah yang paling aman dalam membeli motor bekas adalah melalui dealer resmi atau terpercaya. Dealer-dealer seperti MoFE memiliki reputasi yang terjamin dan menawarkan motor bekas yang telah melalui proses pengecekan dan perawatan yang ketat. Dengan membeli dari dealer yang terpercaya, Anda dapat lebih yakin terhadap keaslian dan kualitas motor yang Anda beli.

Minta Garansi untuk Perlindungan Tambahan

Sebelum Anda melakukan pembelian, pastikan untuk meminta garansi dari penjual. Garansi akan melindungi Anda dari potensi masalah yang mungkin timbul setelah pembelian. Hal ini memberikan Anda jaminan bahwa Anda dapat mengatasi masalah yang mungkin muncul tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan yang besar.

Ajak Teman yang Ahli dalam Dunia Motor

Ketika Anda hendak membeli motor bekas, sangat dianjurkan untuk membawa teman atau kenalan yang memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang motor. Mereka dapat memberikan pandangan yang obyektif dan memberikan saran yang berharga tentang kondisi motor yang akan Anda beli. Dengan pendapat dan masukan dari orang yang ahli, Anda dapat melakukan keputusan pembelian yang lebih cerdas dan terinformasi.

Dengan mengikuti tips-tips di atas dan mengenali tanda-tanda motor bekas yang berpotensi bermasalah, Anda dapat meminimalkan risiko dan melakukan pembelian motor bekas dengan lebih bijak.

Semoga dengan demikian, Anda dapat menghindari masalah yang tidak diinginkan dan menikmati pengalaman berkendara dengan motor bekas yang Anda beli dengan percaya diri.

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait