MoFE Logo

Sejarah Evolusi RX-King Si “Motor Jambret” Indonesia

Sejarah Evolusi RX-King Si “Motor Jambret” Indonesia

Di era 80-an, jalanan Indonesia diramaikan oleh deru mesin 2-tak. Di antara deru itu, Yamaha RX King muncul sebagai primadona. Performa tinggi dan kelincahannya dalam bermanuver menjadikannya legenda di kalangan pecinta motor. Tak jarang, RX King dijuluki “motor jambret” atau “motor penjahat” karena kecepatannya yang luar biasa dan terkait banyak aksi kriminalitas.

Kenapa RX-King Disebut Motor Penjahat atau Motor Jambret?

Selain keunggulannya, dalam sejarah evolusi RX-King juga tidak lepas dari kontroversi di indonesia. RX King banyak dianggap sebagai motor jambret atau motor penjahat karena dalam beberapa film apalagi sinetron yang ada Indonesia, motor ini kerap kali digunakan oleh para tokoh antagonis untuk melangsungkan aksi kejahatan seperti menjambret, mencuri, atau aksi kejar-kejaran dengan kecepatan tinggi. Hal ini secara tidak langsung membentuk image terhadap RX-King, yang dianggap sebagai “motor penjahat”.

Tidak hanya di film, anggapan negatif tersebut juga ada di kehidupan nyata. Kecepatan RX-King yang melegenda terkadang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan. Hal ini tentunya menjadi permasalahan tersendiri dan tidak bisa digeneralisir ke semua pengguna RX-King.

Kilas Balik Sejarah RX-King si Raja Jalanan

Kayanya hampir gak mungkin deh orang Indonesia gak kenal motor satu ini! Motor ini tidak hanya sekedar kendaraan, namun telah menjadi legenda yang melekat erat dengan sejarah otomotif di Tanah Air. Perjalanannya dipenuhi dengan evolusi, kejayaan, dan bahkan kontroversi.

Siapa di Balik RX-King?

RX-King merupakan hasil karya visioner seorang pria bernama Nobuo Hashimoto. Di akhir tahun 1970-an, Hashimoto melihat potensi besar dari pasar motor di Indonesia yang sedang berkembang pesat, khususnya di segmen anak muda. Bukan tanpa alasan untuk memulai inovasi ini, langkah melahirkan raja jalanan ini diawali dari suksesnya Yamaha di seri RD dan RZ. Dengan pengalaman Yamaha dalam teknologi mesin 2-tak yang inovatif, lahirlah seri RX, dengan RX-King sebagai bintang utamanya.

Evolusi Pertama Motor RX-King

Pendahulu yang menjadi cikal bakal lahirnya sang legenda ini adalah Yamaha RX100 yang diluncurkan pada tahun 1977. Meski hanya berbekal mesin 100cc dan tenaga 11,5 dk, motor ini sudah tergolong kencang pada masanya. Namun, RX100 belum mencapai popularitas seperti sang penerusnya.

10 Generasi Evolusi Motor RX-King

Perjalanan RX-King diwarnai dengan 10 generasi evolusi. Setiap generasi memiliki perubahan dan peningkatan, mulai dari desain, performa mesin, hingga teknologi yang dibenamkan. Berikut adalah 10 generasi RX-King yang pernah berjaya di Indonesia:

Generasi Pertama (1977): Yamaha RX100

Pada tahun 1977, Yamaha memperkenalkan pelopor legenda RX-King, yaitu RX100. Motor ini dilengkapi mesin 2-tak 100cc yang menghasilkan 11,5 dk dan mencapai kecepatan 110 km/jam. Keunggulannya terletak pada kecepatan dan konsumsi bahan bakar yang irit, yaitu 40 km/liter.

Generasi Kedua (1979): Yamaha RX125

Dua tahun setelah RX100, Yamaha meluncurkan RX125 dengan mesin 2-tak 123cc yang menghasilkan 13 dk. Kemampuannya cukup disegani pada masanya dan masih menggunakan 4 percepatan seperti pendahulunya.

Generasi Ketiga (1980): Yamaha RX-K

Evolusi RX Series berlanjut dengan RX-K yang dibekali mesin 135cc. Motor ini menghasilkan 17,5 dk dan mampu mencapai 150 km/jam, menjadikannya primadona di masanya. RX-K diimpor langsung dari Jepang (CBU) dan dilengkapi kedok lampu.

Generasi Keempat (1981): Yamaha RX-S

Yamaha RX-S hadir di tahun 1981 dengan mesin 115cc yang diimpor dari Jepang. Motor ini bertahan di pasaran Indonesia hingga tahun 1983.

Generasi Kelima (1983): RX-Special

Yamaha RX-Special merupakan pengembangan dari RX-S dengan spesifikasi mesin yang sama.

Generasi Keenam (1983): RX-King Cobra

Salah satu motor legendaris di Indonesia, RX-King Cobra, diluncurkan di tahun 1983. Dinamakan Cobra karena bentuk setang dan tangkinya yang unik. Mesinnya dirakit di Jepang dan rangkanya di Indonesia. Motor ini menjadi incaran kolektor dengan spesifikasi mesin 135cc yang menghasilkan 18,2 dk dan torsi 15,1 Nm.

Generasi Ketujuh (1985): Yamaha RX-Z

Yamaha RX-Z hadir dengan perbedaan pada panjang langkah silinder dibandingkan RX-King. RX-Z didesain dengan kedok lampu, undercowl, knalpot modern, dan racy. Ada pula versi full fairing dari RX-Z yaitu Yamaha RZ-R.

Generasi Kedelapan (1988): Yamaha RX-R

Yamaha RX-R kurang populer di Indonesia karena desainnya yang sama dengan RX-King namun dengan kubikasi mesin yang lebih kecil, yaitu 115cc.

Generasi Kesembilan (1996): Yamaha RX-King Master

Yamaha RX-King Master diluncurkan di tahun 1996 dan bertahan hingga 2001. Perbedaannya dengan RX-King Cobra adalah mesinnya yang sudah dibuat di Indonesia.

Generasi Kesepuluh (2002): New Yamaha RX-King

Generasi terakhir RX-King, New Yamaha RX-King yang sudah dilengkapi catalytic converter pada knalpotnya untuk menekan emis. Motor yang diluncurkan di tahun 2002 ini menjadi penutup cerita sang legenda RX-King. Di mana regulasi emisi di Indonesia menjadi salah satu penyebab motor ini tak lagi diproduksi.

Kenapa RX-King Begitu Membekas untuk Pengendara Indonesia

RX-King berhasil merebut hati para pecinta motor Indonesia berkat performa mesinnya yang gahar. Jantung pacunya yang berkapasitas 135cc mampu memuntahkan tenaga hingga 18,5 horsepower. Angka tersebut terbilang fantastis untuk sebuah motor di era tersebut. Ditambah dengan bobot yang ringan, RX-King menjelma menjadi motor yang lincah dan bertenaga.

Kecepatan RX-King inilah yang menjadi faktor utama di balik kepopulerannya. Sensasi “terbang” di atas motor ini membuat para pecinta kecepatan terbius. Tidak heran jika RX-King sering diidentikkan dengan balapan liar dan adrenalin yang terpacu.

Seiring berjalannya waktu, motor yang tadinya dianggap sebagai motor jambret dan penjahat, kini berubah jadi motor legendaris yang keren. Klasik! Motor ini kini jadi tren yang dipicu oleh Harley Davindson dan BMW motorrad R100.

Harga RX-King Meroket Menjadi Investasi Bernilai

Seiring berjalannya waktu, RX-King tidak lagi diproduksi. Hal ini dikarenakan regulasi emisi yang semakin ketat. Namun, hal tersebut justru membuat harga RX-King semakin melambung tinggi. Motor ini menjadi semacam investasi yang banyak diburu para kolektor.

Bahkan, beberapa motor RX-King langka bisa dibanderol hingga 1,5 milyar rupiah, menjadikannya barang koleksi yang bernilai.

Sekarang sudah tau dong Sejarah Evolusi RX-King Si “Motor Jambret” di Indonesia

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait