MoFE Logo

Naik Turun Perjalanan Vario Berevolusi di Indonesia 

Naik Turun Perjalanan Vario Berevolusi di Indonesia

Motor Vario dalam sejarah evolusi dan perjalanan mulai mengaspal naik turun di Indonesia sejak tahun 2006 silam.

Seiring berjalannya waktu di aspal Indonesia, sepeda motor skutik Honda Vario mengalami beberapa evolusi dalam hal mesin. Dimulai dari 110cc, kemudian naik menjadi 125cc, 150cc, dan yang paling baru menggunakan mesin 160cc. Kemajuan teknologinya juga mengalami transformasi, dari karburator hingga sistem injeksi.

Perjalanannya sebagai salah satu trendsetter motor matic saat itu bisa dibilang gak mulus-mulus banget. Seperti apa evolusi dan perjalanan motor Honda Vario dalam sejarah per”matic”an di Indonesia?

Generasi Vario Tertimbun Ketenaran Honda Beat

Coba deh tebak di antara Honda Beat dan Vario mana yang lebih dahulu mengaspal?

Di balik gemerlapnya kejayaan Honda Beat, terdapat sebuah kisah yang terlupakan tentang Honda Vario generasi pertama. Pada masa itu, pasar sepeda motor matic di Indonesia belum begitu ramai seperti sekarang. Honda Vario, meskipun menawarkan teknologi dan fitur canggih untuk kelasnya, harus bersaing dengan Yamaha Mio yang lebih terjangkau secara harga.

Tantangan terbesar bagi Honda Vario adalah harga yang terbilang tinggi dibandingkan dengan pesaingnya. Meskipun menawarkan kualitas yang baik, harga yang lebih tinggi membuatnya kalah bersaing dengan Yamaha Mio. Akibatnya, penjualan Honda Vario tertinggal dibandingkan dengan pesaingnya yang lebih terjangkau.

Namun, Honda tidak tinggal diam. Keberhasilan Honda Beat bukanlah keberuntungan aja nih! Ada analisa mendalam yang dirancang dan direncanakan dengan matang. Guna melawan ketenaran Mio, Honda menganalisis apa yang membuat Mio hits banget pada masanya. Honda memodifikasi kelebihan Mio seperti body yang ramping, kemudian memodifikasinya dengan versi yang lebih baik. Honda merespons tantangan persaingan ini dengan meluncurkan Honda Beat. Gokilnya Beat hadir dengan harga yang lebih terjangkau dan segera menjadi favorit konsumen.

Dan Boom! Benar saja ketenaran Honda Beat tumbuh dengan cepat, menyebabkan bayang-bayangnya menutupi Honda Vario. Bahkan saking terkenalnya banyak yang bahkan mengira Honda Beat sebagai motor matic pertama dari Honda, padahal yang benar adalah Vario.

Vario Adalah Bentuk Motor Matic Premium pada Masa Itu

Harga Vario mungkin terbilang tinggi di pasar matic saat itu, tapi harga tersebut malah membuat kesan premium pada motor Vario, hingga era matic premium beralih ke PCX dan NMAX. Orang naik Vario dianggap lebih kelas karena mahal padahal mesin yang ditanam di Vario sama dengan Honda Beat di 110cc. 

Guna menjaga nilai atau kesan premium pada Vario, Honda lantas menghadirkan Vario dengan versi kapasitas mesin lebih besar, yakni 125cc. Hal ini membuat Vario menjadi motor pertama untuk Honda dengan kapasitas 125cc, hingga merambah ke 150cc dan 160cc.

Evolusi Generasi Motor Honda Vario di Indonesia

Di awal tahun 2000-an, Indonesia disaksikan oleh kedatangan sebuah inovasi yang membawa revolusi dalam dunia sepeda motor. Saat itu persaingan dalam pasar motor masih didominasi oleh motor bebek dan penggunaan untuk motor matic belum semasif saat ini. Di masa tersebut lah menjadi awal mula naik turun perjalanan Vario di Indonesia.

Di antara kemunculan wajah-wajah baru saat revolusi sepeda motor dari motor bebek ke motor matic, Honda Vario menjadi salah satu penantang yang cukup ditengok di pasaran saat itu.

Namun, di balik evolusi yang kita nikmati sekarang, terdapat sebuah perjalanan panjang yang dilalui oleh Vario. Berikut ini evolusi 7 generasi motor Honda Vario dari masa ke masa di Indonesia!

Generasi Pertama Honda Vario (2006)

Generasi ini merupakan langkah proaktif dari Astra Honda Motor (AHM) menyikapi meningkatnya minat masyarakat terhadap skuter di Indonesia. Honda Vario segera mendapat sambutan hangat dari masyarakat Tanah Air karena menjadi skuter pertama yang dilengkapi pendingin cair.

Model original yang sama dijual di negara gajah Thailand dengan nama “Click”, di mana Vario versi Thailand ini jadi matic nomor 1 di sana pada era tersebut.

Desainnya menarik perhatian dengan model yang futuristis, khususnya dengan penempatan lampu ganda di bagian depan. Bodinya agak kotak dengan dimensi yang lebih besar daripada Mio, memberikan kesan maskulin.

Pada generasi awal, hanya tersedia satu opsi mesin dengan kapasitas 108 cc SOHC, berukuran (Diameter x Langkah) 50 x 55mm. Kompresi mesin cukup tinggi dengan rasio 10,7:1. Tenaga yang dihasilkan dari mesin ini yakni, 8,99 PS di 8.000 rpm, serta torsi 8,4 Nm di 6.500 rpm.

Teknologi pendingin cairan yang diadopsi Honda Vario menjadi ciri khasnya dan belum digunakan oleh pesaing lain. Fitur-fitur seperti parking brake lock dan side stand switch juga memberikan keunggulan bagi Vario, yang mencegah mesin menyala jika standar samping tidak diangkat.

Generasi Ke-2 Honda Vario Techno (2009)

Tiga tahun kemudian, AHM memperkenalkan generasi baru dengan nama Vario Techno. Model ini mengalami perombakan yang membuatnya terlihat lebih modern. Dimensinya sedikit lebih besar dan desainnya semakin futuristis, terutama dengan headlamp yang dipisahkan dan garis yang lebih tajam.

Tidak ada perubahan pada mesin, tetap menggunakan karburator Keihin AVK22. Mesin ini menghasilkan tenaga yang sama dengan generasi sebelumnya. Namun, Honda Vario Techno dilengkapi dengan teknologi baru seperti Combi Brake System (CBS), yang menggabungkan rem depan dan belakang untuk pengereman yang lebih efektif.

Tujuan dari penerapan CBS adalah untuk meningkatkan performa pengereman. Sistem ini mengaktifkan rem depan dan belakang secara bersamaan dengan menarik tuas rem kiri. Menurut Honda, ini menghasilkan jarak pengereman yang lebih pendek.

Generasi Ke-3 Honda Vario PGM-FI (2013)

Generasi ini menandai peningkatan kelas dan segmentasi Honda Vario oleh AHM. Banyak perubahan dilakukan, termasuk desain yang lebih besar untuk menampung helm di bawah jok. Selain itu, mesin juga ditingkatkan dengan opsi mesin 125 cc.

Sistem suplai bahan bakar juga diperbarui dengan injeksi (PGM-FI). Mesin yang diperbaharui menghasilkan tenaga lebih besar, mencapai 11,3 PS pada 8.500 rpm dan torsi 10,7 Nm pada 5.000 rpm. Kapasitas tangki juga diperbesar dari 3.6 liter menjadi 5.5 liter.

Fitur Idling Stop System ditambahkan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, dimana mesin mati saat diam selama lebih dari tiga detik. Ini membantu mengurangi pemborosan bahan bakar. Fitur lain seperti ACG Starter juga ditambahkan untuk mengurangi suara starter yang kasar pada varian sebelumnya.

Generasi Ke-4 Honda Vario 110 eSP (2015)

Dengan berakhirnya era karburator, Honda memperbarui Vario 110 cc. AHM meluncurkan Vario 110 eSP, yang memiliki desain mirip dengan generasi pertama. Namun, mesinnya beralih dari pendingin cair menjadi berpendingin udara, mengikuti model mesin Honda BeAT. Meski begitu, fitur-fitur seperti ISS dan CBS tetap ada.

Modelnya tidak berubah banyak dari generasi pertama, tetapi fitur lampu LED ditambahkan. Fitur baru yang ditambahkan adalah Answer Back System yang memungkinkan pengendara menemukan motor dengan remote kunci kecil.

Generasi Ke-5 Honda Vario 125 & 150 (2015)

Menanggapi variasi skuter matik 150 cc lainnya, Honda meluncurkan Vario 125 dan 150 pada tahun 2015. Kedua model ini memiliki desain identik, dengan perbedaan pada stripping dan lampu indikator. Desain bodi lebih agresif dengan aksen kotak di setiap sisi. Headlamp dilengkapi dengan LED pada setiap varian. Versi 110 cc diabaikan dengan desain yang berbeda.

Mesin varian terbaru ini lebih bertenaga. Dengan mesin 150 cc PGM-FI, tenaganya mencapai 12,64 PS pada 8.400 rpm dan torsi 12,8 Nm pada 5.000 rpm. Teknologi Enhanced Smart Power (eSP) juga diterapkan untuk mengurangi suara saat menyalakan starter. Fitur Idling Stop System juga tetap ada untuk menghemat bahan bakar.

Fitur Answer Back System ditambahkan untuk memudahkan pengendara menemukan motor di tempat parkir dengan menekan tombol pada remote kunci.

Generasi Ke-6 All New Honda Vario (2018)

All New Vario hanya tersedia dalam varian 125 cc dan 150 cc, tanpa varian 110 cc. Model ini diluncurkan pada April 2018 dengan perubahan signifikan pada desain, termasuk penggunaan headlamp baru dan lampu LED di bagian depan dan belakang.

Setang dibuat lebih rendah dan speedometer menggunakan layar digital. Bagian belakang terlihat lebih sporty dengan sepatbor terpisah dan knalpot pendek seperti Honda CBR150R. Keyless system juga sudah diterapkan pada generasi ini, dengan semua fitur sebelumnya diwariskan.

Meskipun mesinnya sama, tenaga yang dihasilkan jauh berbeda. Mesin 150 cc menghasilkan 13,1 PS pada 8.500 rpm dan torsi 13,4 Nm pada 5.000 rpm. Versi 125 cc menghasilkan 11,1 PS pada 8.500 rpm dan torsi 10,8 Nm pada 5.000 rpm.

Engkol untuk menghidupkan mesin dihilangkan, tetapi informasi tegangan aki dapat dilihat pada instrumen digital. Sistem pengereman masih menggunakan CBS dengan rem belakang tromol dan disc brake di depan.

Generasi Ke-7 All New Honda Vario 160

Pada awal 2022, AHM merilis All New Vario 160, menggantikan versi 150 cc. Model baru ini memiliki desain, mesin, dan rangka baru yang membuatnya cocok untuk penggunaan sehari-hari. Vario 160 menggunakan mesin 160 cc dengan empat klep, SOHC, berpendingin cairan, dan teknologi Enhanced Smart Power Plus (eSP+), menghasilkan tenaga maksimal 15,3 Hp pada 8.500 rpm dan torsi puncak 13,8 Nm pada 7.000 rpm.

Ukuran bore x stroke tipe ini 60 x 55,5 mm, di mana rasio kompresinya 12:1. Lalu beratnya juga meningkat jadi 115 kg (CBS) & 117 kg (ABS). Desainnya lebih besar dengan garis yang tajam, namun tetap mempertahankan gaya sportif. Fitur-fitur seperti lampu LED, Smart Key System, dan panel instrumen full digital tetap ada, dengan tambahan indikator ABS pada varian tertinggi.

Sistem pengereman masih menggunakan CBS untuk varian CBS, sementara varian ABS dilengkapi dengan Anti-lock Braking System. Ban berukuran 100/80 (depan) dan 120/70 (belakang) dengan jenis tubeless, dengan suspensi depan teleskopik dan belakang menggunakan swing arm dengan shockbreaker tunggal.

Itulah kisah Motor Vario dalam sejarahnya berevolusi mengaspal naik turun di perjalanan Indonesia. Sekarang sudah tau dong gimana sejarah Vario, jadi tertarik buat beli gak?
Kalo iya ada banyak banget kok Vario bekas di MoFE dengan harga terbaik!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait