MoFE Logo

Pengguna Aerox Waspada! Ketahui Apa itu Kode 12?

Apa itu kode 12 pada Aerox?

Sebagai motor yang sangat digandrungi muda-mudi masa kini, pastinya gak mungkin dong kalian gak tau motor hits satu ini. Namun, sekeren-kerennya Aerox, motor ini gak sesempurna itu kok,

Seperti motor lainnya, Aerox juga memiliki beberapa masalah yang sering dialami, salah satunya adalah munculnya kode 12.

Kode 12 Aerox: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Kode 12 merupakan kode error yang muncul pada motor injeksi Yamaha. Hal tersebut menandakan adanya masalah pada Crank Position Sensor (CPS).

CPS adalah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi posisi poros engkol. Sensor ini penting untuk menentukan waktu pengapian dan penginjeksian bahan bakar.

Jadi kalian sudah tau dong apa itu kode 12 pada Aerox?

Lantas, apa yang terjadi ketika angka 12 ini nampak di tampilan speedometer Aerox kita?

Ketika kode 12 muncul, motor Aerox akan mengalami beberapa gejala, antara lain:

  • Motor mati mendadak
  • Motor tidak bisa distarter
  • Mesin berputar kasar
  • Emisi gas buang tidak sesuai standar

Penyebab munculnya kode 12 pada Aerox bisa bermacam-macam, antara lain:

  • Soket CPS yang gosong atau terbakar
  • Kabel CPS yang putus atau terkelupas
  • CPS yang rusak
  • ECU yang rusak

Untuk mengatasi kode 12 pada Aerox, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa soket CPS. Soket CPS yang gosong atau terbakar bisa menyebabkan korsleting dan membuat kode 12 muncul. Jika soket CPS rusak, perlu diganti dengan soket baru.

Jika soket CPS tidak rusak, langkah selanjutnya adalah memeriksa kabel CPS. Kabel CPS yang putus atau terkelupas juga bisa menyebabkan korsleting dan membuat kode 12 muncul. Jika kabel CPS rusak, perlu disambung kembali atau diganti dengan kabel baru.

Apabila soket CPS dan kabel CPS tidak rusak, kemungkinan CPS atau ECU yang rusak. Jika CPS yang rusak, perlu diganti dengan CPS baru. Jika ECU yang rusak, perlu diperbaiki atau diganti dengan ECU baru.

Berikut ini adalah langkah-langkah mengatasi kode 12 pada Aerox:

  • Periksa soket CPS. Jika soket CPS gosong atau terbakar, ganti soket CPS dengan soket baru.
  • Periksa kabel CPS. Jika kabel CPS putus atau terkelupas, sambung kembali atau ganti kabel CPS dengan kabel baru.
  • Jika soket CPS dan kabel CPS tidak rusak, bawa motor ke bengkel resmi untuk diperiksa lebih lanjut.

Apa pencegahan kode 12 pada motor Aerox?

  • Hindari menerobos banjir atau air yang tinggi.
  • Sebaiknya tidak memasang aksesoris yang tidak sesuai dengan standar.
  • Lakukan perawatan rutin sesuai dengan buku petunjuk pemilik.
  • Dengan melakukan tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi risiko munculnya kode 12 pada Aerox.

Selain tips yang disebutkan di atas, berikut ini adalah beberapa tips tambahan untuk mencegah kode 12 muncul pada Aerox:

  • Pastikan soket CPS terpasang dengan kencang dan rapi. Soket CPS yang longgar atau tidak rapi dapat menyebabkan korsleting.
  • Gunakan sealant untuk melindungi soket CPS dari air dan kotoran. Sealant dapat membantu mencegah air dan kotoran masuk ke dalam soket CPS dan menyebabkan korsleting.
  • Periksa soket CPS secara berkala, terutama jika motor sering terkena air atau kotoran. Jika soket CPS terlihat gosong atau terbakar, segera ganti soket CPS dengan soket baru.

Ada baiknya kalian konsultasikan kondisi Aerox kamu dengan ahlinya. Hal termudah yang bisa kalian lakukan adalah membawa Aerox kamu ke bengkel resmi, sehingga kualitas sparepart yang digunakan akan sesuai standar.

Kalau kalian ingin membeli motor Aerox, kalian bisa membeli motor satu ini di MoFE lho!

Tentunya dalam kualitas yang baik dan harga yang super ramah di kantong.

Baca juga artikel lainnya!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait