MoFE Logo

Kerusakan Paling Umum Terjadi pada Motor Matic!

Kerusakan paling umum terjadi pada motor matic, apa saja?

Motor matic menjadi salah satu jenis kendaraan bermotor yang paling populer di Indonesia. Hal ini dikarenakan motor matic menawarkan kemudahan dalam berkendara, seperti tidak perlu memindahkan gigi transmisi secara manual.

Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, motor matic juga membutuhkan perawatan yang lebih rumit jika dibandingkan dengan motor bebek atau sport. Motor matic sendiri menggunakan CVT sebagai transmisi otomatis sehingga motor ini dapat melaju.

CVT (Continuously Variable Transmission) merupakan jenis transmisi yang menggunakan sabuk baja untuk menghubungkan mesin dan roda belakang. Transmisi ini memiliki keunggulan dalam hal efisiensi bahan bakar dan akselerasi yang halus

Namun, transmisi CVT juga memiliki kelemahan, yaitu rentan mengalami kerusakan.

Berikut ini adalah beberapa kerusakan umum yang sering terjadi pada motor matic:

1. Akselerasi Berat

Akselerasi berat merupakan salah satu kerusakan umum yang paling sering dialami oleh motor matic. Gejala kerusakan ini ditandai dengan tarikan gas yang terasa berat, sehingga motor sulit untuk melaju dengan cepat.

Penyebab akselerasi berat pada motor matic ada beberapa macam, antara lain:

  • Filter udara kotor
  • Busi mati
  • Klep mesin tidak disetel dengan benar
  • Roller CVT aus
  • V-belt CVT aus

Untuk mengatasi akselerasi berat, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Ganti filter udara secara berkala
  • Periksa kondisi busi dan ganti jika sudah mati
  • Bawa motor ke bengkel untuk menyetel klep mesin
  • Ganti roller CVT jika sudah aus
  • Ganti V-belt CVT jika sudah aus

Ada baiknya Anda mengganti CVT Belt setiap motor kalian sudah menempuh 10.000 – 20.000 Km.

2. Mesin Overheat

Mesin overheat merupakan kondisi di mana suhu mesin terlalu tinggi. Kondisi ini juga erusakan paling umum terjadi pada motor matic yang dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mesin, seperti piston, silinder, dan blok mesin.

Penyebab mesin overheat pada motor matic ada beberapa macam, antara lain:

  • Oli mesin kurang
  • Radiator kotor
  • Kipas radiator tidak bekerja
  • Air pendingin habis

Untuk mencegah mesin overheat, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Ganti oli mesin secara berkala
  • Bersihkan radiator secara berkala
  • Periksa kondisi kipas radiator
  • Pastikan air pendingin selalu terisi penuh

3. Rem Blong

Rem blong merupakan kondisi di mana rem tidak berfungsi dengan baik. Sebetulnya ini gak hanya terjadi sama motor matic ya, motor dengan transisi manual pun sering mengalaminya. Tentunya kondisi ini dapat membahayakan pengendara, karena dapat menyebabkan kecelakaan.

Penyebab rem blong pada motor matic ada beberapa macam, antara lain:

  • Cairan rem habis
  • Selang rem bocor
  • Kaliper rem rusak
  • Piringan rem aus

Untuk mencegah rem blong, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Periksa kondisi cairan rem secara berkala
  • Ganti selang rem jika sudah bocor
  • Bawa motor ke bengkel untuk memeriksa kondisi kaliper rem
  • Ganti piringan rem jika sudah aus

Pastikan Anda mengganti kanvas rem setiap 5.000 – 10.000 km atau ketika kalian sudah mendengar suara gesekan antara piringan dan kanvas yang sangat mengganggu.

4. Ban Aus

Ban aus merupakan kondisi di mana telapak ban sudah tipis. Kondisi ini dapat menyebabkan traksi ban berkurang, sehingga dapat membahayakan pengendara.

Penyebab ban aus pada motor matic ada beberapa macam, antara lain:

  • Tekanan angin ban tidak sesuai
  • Gaya berkendara yang agresif
  • Kondisi jalan yang buruk

Untuk mencegah ban aus, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Periksa tekanan angin ban secara berkala
  • Hindari berkendara dengan gaya yang agresif
  • Hindari berkendara di jalan yang buruk

Untuk menjaga roda dalam keadaan baik, sebaiknya Anda menggantinya tiap jarak tempuh 10.000 – 20.000 Km atau sekitar 3-5 tahun. Dan disarankan untuk mengganti ban bersamaan dengan mengganti CVT belt ya!

5. Kelistrikan Bermasalah

Kelistrikan bermasalah merupakan kondisi di mana sistem kelistrikan motor tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai macam masalah, seperti lampu mati, mesin mogok, dan starter tidak berfungsi.

Penyebab kelistrikan bermasalah pada motor matic ada beberapa macam, antara lain:

  • Kabel kelistrikan putus
  • Saklar kelistrikan rusak
  • Aki lemah
  • Regulator rusak

Untuk mencegah kelistrikan bermasalah, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Periksa kondisi kabel kelistrikan secara berkala
  • Ganti saklar kelistrikan jika sudah rusak
  • Ganti aki secara berkala
  • Bawa motor ke bengkel untuk memeriksa kondisi regulator

Cara Merawat Motor Matic agar Terhindar dari Kerusakan

Untuk mencegah kerusakan pada motor matic, Anda perlu melakukan perawatan secara berkala. Perawatan rutin yang dapat Anda lakukan meliputi:

  • Ganti oli mesin secara berkala
  • Bersihkan filter udara secara berkala
  • Ganti busi secara berkala
  • Periksa kondisi rem secara berkala
  • Pastikan ban juga dalam kondisi baik
  • Cek kondisi aki secara berkala
@mofe_indonesia

Punya pengalaman buruk apa selama pakai motor matic? Oh ya kalau cari motor matic bekas dengan kondisi dan Harga terbaik, langsung aja ke www.mofe.co.id #motorbekas #tipsmotor #motormatic #perawatanmotor #penyakitmotorhonda #penyakitmotorbeat #penyakitaerox

♬ Aesthetic – Tollan Kim

Nah, kalau kalian sedang cari motor bekas dengan kondisi dan harga terbaik, cuma ada di MoFE!

Baca juga artikel lainnya!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait