MoFE Logo

Jangan Coba Lakukan ini Sehabis Ganti Ban Motor!

Sehabis ganti ban motor jangan pernah coba lakukan beberapa hal ini ya!

Ban merupakan salah satu penunjang yang sangat terasa langsung saat seseorang mengendarai motor. Ban berfungsi untuk menjaga agar kendaraan tetap stabil saat dikendarai dan memiliki daya cengkram yang baik agar tidak selip. Oleh karena itu, kondisi ban harus selalu diperhatikan dan diganti jika sudah aus atau gundul.

Saat mengganti ban motor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar berkendara tetap aman dan nyaman. Berikut ini adalah hal-hal yang sebaiknya jangan Anda coba lakukan kalau sehabis ganti ban motor:

1. Jangan langsung gas pol

Hal pertama yang dilarang saat baru ganti ban motor adalah langsung gas pol. Ban baru memiliki lapisan film pelindung yang membuatnya licin. Lapisan film ini biasanya akan hilang dalam beberapa hari pemakaian. Jika Anda langsung gas pol saat lapisan film masih ada, risiko kehilangan kendali atas kendaraan sangat tinggi, terutama saat menghadapi tikungan tajam.

Lapisan film pelindung ban baru terbuat dari bahan kimia yang disebut silikon. Silikon ini berfungsi untuk melindungi ban dari kerusakan selama proses produksi dan pengiriman. Lapisan film ini biasanya akan hilang dalam waktu 2-3 hari pemakaian normal.

Saat lapisan film masih ada, ban baru memiliki daya cengkram yang jauh lebih rendah dari ban yang sudah lama digunakan. Oleh karena itu, jika Anda langsung gas pol, ban baru dapat selip dan menyebabkan Anda kehilangan kendali atas kendaraan.

2. Jangan menikung tajam

Hal kedua yang dilarang saat baru ganti ban motor adalah menikung tajam. Sama seperti akselerasi, menikung tajam juga dapat menyebabkan ban selip karena lapisan film yang masih licin.

Saat menikung, ban akan menanggung beban yang lebih besar daripada saat berkendara lurus. Hal ini karena ban harus menahan gaya sentrifugal yang timbul saat kendaraan berbelok.

Lapisan film pelindung ban baru akan semakin tipis saat ban membengkok. Oleh karena itu, menikung tajam dapat menyebabkan lapisan film robek dan ban selip.

3. Jangan mengerem mendadak

Hal ketiga yang dilarang saat baru ganti ban motor adalah mengerem mendadak. Sama seperti akselerasi dan menikung, mengerem mendadak juga dapat menyebabkan ban selip.

Saat mengerem, ban akan mengalami pengereman gesek. Pengereman gesek akan menyebabkan ban menjadi panas dan lapisan film pelindungnya akan semakin tipis.

Jika lapisan film robek saat mengerem mendadak, ban dapat selip dan menyebabkan Anda kehilangan kendali atas kendaraan.

4. Hindari jalan basah

Ban baru memiliki daya cengkram yang belum optimal, terutama pada permukaan jalan yang basah. Oleh karena itu, setelah mengganti ban motor, sebaiknya Anda menghindari jalan basah.

Saat permukaan jalan basah, daya cengkram ban akan berkurang secara signifikan. Oleh karena itu, jika Anda berkendara di jalan basah, risiko ban selip akan semakin tinggi.

Jika Anda terpaksa melewati jalan basah, sebaiknya lakukan dengan perlahan dan hati-hati. Hindari akselerasi, pengereman, dan menikung secara berlebihan.

5. Periksa tekanan angin ban

Tekanan angin ban yang kurang atau terlalu berlebihan dapat mengurangi daya cengkram ban. Oleh karena itu, setelah mengganti ban motor, sebaiknya Anda memeriksa tekanan angin ban.

Tekanan angin ban yang direkomendasikan oleh pabrikan biasanya tertera pada bodi motor.

Tekanan angin ban yang terlalu rendah dapat menyebabkan ban melebar dan daya cengkramnya berkurang. Sementara itu, tekanan angin ban yang terlalu tinggi dapat menyebabkan ban menjadi keras dan daya cengkramnya juga berkurang.

6. Bersabarlah

Setelah mengganti ban motor, sebaiknya Anda bersabar dan menunggu beberapa hari hingga lapisan film hilang. Lapisan film ini biasanya akan hilang dalam waktu 2-3 hari pemakaian normal.

Selama lapisan film masih ada, ban baru memiliki daya cengkram yang belum optimal. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak memaksakan diri untuk berkendara dengan kecepatan tinggi atau melakukan manuver yang berbahaya.

Tips Tambahan

Selain hal-hal di atas, berikut ini adalah beberapa tips tambahan yang dapat Anda lakukan untuk menjaga keamanan berkendara setelah mengganti ban motor:

  • Pilihlah ban yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kendaraan Anda.
  • Pastikan ban dipasang dengan benar oleh tenaga profesional.
  • Lakukan perawatan ban secara rutin, seperti memeriksa tekanan angin ban, kondisi kembangan ban, dan tingkat keausan ban.

Baca juga artikel yang lainnya yuk!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait