MoFE Logo

Waspada Kode MIL 12 pada Honda Beat!

Pengguna Honda Beat patut waspada pada kode MIL 12. Eits! Tapi gak hanya kode 12 ada juga beberapa kode MIL lainnya yang ada pada Honda Beat.

Siapa yang tak kenal matic terlaris di Indonesia ini. Yup, Honda Beat memiliki banyak kelebihan, salah satunya adalah irit bahan bakar. Namun, di balik keunggulan tersebut, Honda Beat juga rentan mengalami masalah pada sistem injeksi.

Untuk mengetahui ada tidaknya kerusakan pada sistem injeksi Honda Beat, Anda bisa melihat indikator engine check yang terdapat di atas spidometer. Indikator ini akan menyala sesaat setelah Anda menghidupkan mesin. Jika indikator ini menyala terus-menerus atau berkedip-kedip, maka ada kemungkinan terjadi kerusakan pada sistem injeksi.

Untuk mengetahui jenis kerusakan yang terjadi, Anda perlu membaca kode MIL Honda Beat. Kode ini dapat dibaca dengan cara memperhatikan kedipan indikator engine check.

Kedipan MIL dibagi menjadi dua jenis, yakni kedipan panjang (1,3 detik) dan kedipan pendek (0,3 detik). Misal terjadi kedipan panjang 1 kali dilanjut dengan kedipan pendek 2 kali, maka kedipan tersebut merupakan kode MIL 12.

Kalau sudah tau cara bacanya, sekarang ketahui arti kodenya yuk!

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai setiap kode MIL Honda Beat:

Kode MIL 1: Sensor MAP (manifold Absolute Pressure)

Sensor MAP berfungsi untuk mengukur tekanan udara di intake manifold. Jika sensor MAP rusak, maka tingkat kevakuman untuk intake manifold jadi tidak stabil. Akibatnya, akselerasi Honda Beat kurang optimal meski mesin Honda Beat Anda berjalan normal.

Kode MIL 7: Sensor EOT/ECT (Engine Oil/Coolant Temperature)

Sensor EOT/ECT berfungsi untuk mengukur suhu oli mesin dan coolant. Jika sensor EOT/ECT rusak, ketika suhu sedang rendah motor Anda akan sulit dinyalakan. Selain itu mesin Beat akan mudah cepat naik suhunya.

Kode MIL 8: Sensor TP (Throttle Position)

Sensor TP berfungsi untuk mengukur posisi bukaan throttle valve. Jika sensor TP rusak, maka akselerasi Honda Beat kurang baik, juga boros bahan bakar. Tak hanya itu, mesin Honda Beat bisa tiba-tiba mati lho!

Kode MIL 9: Sensor IAT (Intake Air Temperature)

Sensor IAT berfungsi untuk mengukur suhu udara yang masuk ke intake manifold. Jika sensor IAT rusak, maka motor terasa ‘lemot dan keluaran daya lemah di putaran menengah.

Kode MIL 12: Sensor Injektor

Sensor injektor berfungsi untuk mengirimkan sinyal ke ECU untuk mengontrol kerja injektor. Jika sensor injektor rusak, maka mesin tidak dapat menyala. Selain itu beberapa komponen juga ikut mati biasanya, seperti pompa bahan bakar, sistem otomatis injektor, hingga coil pengapian.

Wah wajib banget untuk waspada Kode MIL 12 pada Honda Beat kalian ya!

Kode MIL 21: Sensor O2 – Oxigen sensor

Sensor O2 berfungsi untuk mengukur kadar oksigen di gas buang. Jika sensor O2 rusak, maka mesin sulit menyala. Biasanya pada kondisi ini Anda bisa temukan semacam letupan pada knalpot.

Kode MIL 29: Sensor IACV

IACV merupakan kependekkan dari (Intake Air Cut Valve) di mana sensor ini berfungsi untuk mengatur putaran stasioner mesin. Jika sensor IACV rusak, maka motor akan susah dinyalakan. Selain itu, putaran stasionernya akan terasa kasar dan penggunaan bahan bakar menjadi boros.

Kode MIL 33: ECM (Engine Control Module)

ECM (Engine Control Module) merupakan otak dari sistem injeksi Honda Beat. Jika ECM rusak, maka mesin tidak dapat dihidupkan. Dalam beberapa kasus motor akan masih tetap bisa nyala, tapi akan sering mati ketika digunakan.

Kode MIL 54: Sensor BAS (Bank Angle Sensor)

Sensor BAS berfungsi untuk mendeteksi kemiringan motor. Jika motor terjatuh, maka sensor BAS akan menyala dan mengirimkan informasi ke ECU, sehingga Honda Beat kalian mesinnya akan mati.

Ngomong-ngomong Anda bisa temukan Honda Beat bekas dengan harga terbaik di MoFE lho!

Yang jelas pilihan dan harganya juga macam-macam, langsung cek!

Selain pembahasan Arti Kode MIL pada Honda Beat, baca juga artikel lainnya!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait