MoFE Logo

9 Alasan Kenapa Korea Jarang Menggunakan Sepeda Motor

9 Alasan Kenapa Korea Jarang Menggunakan Sepeda Motor

Ketika kita memperhatikan jalan-jalan Korea yang sibuk, satu hal yang mungkin mencolok bagi banyak pengamat adalah kurangnya kehadiran sepeda motor di antara arus lalu lintas yang ramai. Meskipun sepeda motor sering menjadi pilihan utama di banyak negara sebagai sarana transportasi pribadi yang cepat dan ekonomis, fenomena ini tidak begitu mencolok di Korea. Apa yang mendasari kecenderungan ini?

Dalam artikel ini, kami akan melakukan pembahasan menyeluruh tentang faktor-faktor yang menyebabkan jarangnya penggunaan sepeda motor di Korea. Dengan memperhatikan aspek budaya, infrastruktur, kondisi cuaca, dan preferensi masyarakat, kita akan mencoba memahami lebih dalam tentang mengapa sepeda motor bukanlah pilihan utama mobilitas di negara ini.

1. Budaya Anak Sekolah

Kebiasaan dan budaya di Korea menempatkan keamanan dan keselamatan di atas segalanya, terutama ketika melibatkan anak-anak. Di banyak sekolah di Korea, menggunakan sepeda motor untuk pergi ke sekolah tidak hanya dilarang, tetapi juga dipandang negatif. Ini karena kekhawatiran akan kecelakaan dan ketidakamanan di jalan raya. Sebagai hasilnya, banyak orang tua memilih untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah dengan mobil atau menggunakan transportasi umum yang lebih aman.

2. Infrastruktur yang Lebih Mendukung Mobil

Desain jalanan di Korea cenderung lebih mendukung penggunaan mobil daripada sepeda motor. Jalanan yang lebih lebar, parkir yang memadai, dan infrastruktur yang dirancang untuk mengakomodasi lalu lintas kendaraan bermotor membuat penggunaan mobil menjadi pilihan yang lebih nyaman dan praktis bagi banyak orang.

3. Variabilitas Suhu yang Ekstrim

Korea dikenal dengan musim yang ekstrem, dengan suhu yang bisa mencapai 39 derajat Celsius pada musim panas dan turun hingga -20 derajat Celsius di musim dingin. Kondisi cuaca yang ekstrim ini membuat penggunaan sepeda motor tidak nyaman dan bahkan berbahaya bagi para pengendara. Sebagai alternatif, orang lebih memilih untuk menggunakan mobil yang dapat memberikan kenyamanan dan perlindungan dari elemen cuaca yang keras.

4. Ketersediaan Mobil dengan Harga Terjangkau

Harga mobil di Korea telah menjadi semakin terjangkau dalam beberapa tahun terakhir. Ini menjadi faktor penting dalam mempengaruhi keputusan masyarakat untuk menggunakan mobil sebagai sarana transportasi utama mereka daripada sepeda motor.

5. Fasilitas Transportasi Umum yang Memadai

Korea dikenal dengan sistem transportasi umum yang efisien dan terintegrasi dengan baik. Dengan jaringan kereta api yang luas, bus kota yang sering, dan layanan taksi yang mudah diakses, banyak orang merasa bahwa menggunakan transportasi umum lebih nyaman dan efisien daripada menggunakan sepeda motor pribadi.

6. Persepsi terhadap Sepeda Motor sebagai Alat Pengiriman

Melansir Korean Herald, sepeda motor di Korea lebih sering digunakan sebagai alat pengiriman atau kurir daripada sebagai alat transportasi pribadi. Hal ini membuat persepsi masyarakat terhadap sepeda motor lebih terkait dengan pekerjaan pengiriman daripada sebagai sarana transportasi sehari-hari.

7. Persepsi Bahaya dalam Penggunaan Sepeda Motor

Di tengah lalu lintas kota yang padat dan kompleks, penggunaan sepeda motor dianggap lebih berisiko daripada menggunakan mobil atau transportasi umum lainnya. Manuver zig-zag yang sering dilakukan oleh pengendara sepeda motor dalam lalu lintas padat dianggap membahayakan oleh banyak orang.

8. Prioritas Mobilitas yang Berbeda

Roda dua, termasuk sepeda motor, tidak dianggap sebagai perangkat mobilitas utama di Korea seperti halnya di negara-negara lain. Dengan infrastruktur yang mendukung penggunaan mobil dan transportasi umum yang baik, banyak orang lebih memilih opsi tersebut daripada menggunakan sepeda motor.

9. Popularitas Skuter di Seoul

Menghimpun Motorcycles Data, meskipun sepeda motor mungkin tidak begitu populer, namun skuter telah mulai menjadi tren di kota-kota besar seperti Seoul. Skuter yang lebih kecil dan lebih mudah dikendalikan menarik minat dari beberapa pengguna yang mencari alternatif transportasi yang lebih fleksibel.

Dalam keseluruhan, kombinasi dari faktor budaya, infrastruktur, kondisi cuaca, dan preferensi pribadi telah menyebabkan fenomena jarangnya penggunaan sepeda motor di Korea. Meskipun demikian, tren ini dapat berubah seiring waktu dengan perubahan dalam kebiasaan masyarakat dan perkembangan teknologi transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Yuk baca artikel lainnya ya!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait