MoFE Logo

Di Balik Kisah Honda Beat Mengaspal 5 Generasi

Di Balik Kisah Honda Beat Mengaspal 5 Generasi dari Karbu sampai rangka eSAF!

Honda Beat telah menjalani lima generasi yang sukses di pasaran otomotif Indonesia. Meskipun sering dianggap sebagai motor matik murah, prestasi Beat tidak bisa dipandang remeh. Skutik ini bahkan diakui sebagai produk roda dua terlaris di Indonesia dan dunia oleh PT Astra Honda Motor (AHM) saat meluncurkan Beat dengan rangka eSAF pada tahun 2020.

Honda Beat Bukan Motor Matic Pertama Honda!

Banyak yang salah kaprah kalau Honda Beat bukan merupakan motor matik pertama yang diperkenalkan oleh Honda. Sebelumnya, pada tahun 2006, Honda meluncurkan Vario 110 sebagai produk pertama mereka dalam kategori skutik untuk pasar domestik. Namun, saat itu penjualan Vario tidak begitu menggembirakan dan masih kalah bersaing dengan Yamaha Mio yang sudah lebih dulu dikenal.

Namun, segalanya berubah sejak tahun 2008. Honda melahirkan skutik “lebih terjangkau” dan kehadiran Honda Beat untuk pertama kalinya berhasil menciptakan gebrakan besar dalam pasar otomotif Indonesia. Pasar yang sebelumnya dikuasai oleh motor bebek kini beralih ke motor matik.

“Nama adalah doa” kayanya bener deh! Nama “BeAT”, yang berasal dari kata bahasa Inggris, “Be Automatic”, yang artinya menjadi otomatis. Gara-gara kehadirannya, pasar Indonesia hingga saat ini jadi didominasi motor matic.

Pada awalnya, Honda Beat diluncurkan dengan model karburator (KVY) pada tahun 2008, yang langsung mampu bersaing dengan Yamaha Mio di pasar roda dua Indonesia.

Empat tahun berlalu, Honda kemudian memperkenalkan Honda Beat injeksi atau FI (K25) pada tahun 2012. Kemudian, generasi berikutnya atau Beat dengan teknologi ACG Starter (K25G) diluncurkan pada tahun 2014. Pada tahun 2016, muncul Honda Beat generasi keempat (K81). Dan yang terakhir, generasi kelima dari sejarah Honda Beat dimulai dengan model eSAF (K1A) sejak tahun 2020 hingga saat ini.

Generasi Honda Beat dari Masa ke Masa

Meskipun harga Honda Beat 2023 mengalami peningkatan yang signifikan, harganya mulai dari Rp 18,05 juta, tetapi popularitasnya tetap tinggi di Indonesia. Bahkan setelah menghadapi isu terkait rangka eSAF yang rentan terhadap karat dan patah, minat konsumen terhadap skutik ini tetap tinggi.

Tetapi bagaimana perjalanan Honda Beat dari satu generasi ke generasi berikutnya, hingga menjadi salah satu produk terlaris? Untuk mengetahui lebih lanjut tentang evolusi motor matic ini, mari kita telaah perjalanan setiap generasinya.

Honda Beat Karbu Generasi Pertama

Honda Beat generasi pertama, yang diperkenalkan pada tahun 2008, menjadi titik awal sukses Honda dalam pasar motor matic di Indonesia. Motor ini dilengkapi dengan mesin berkapasitas 108 cc dan menggunakan sistem karburator. Meski memiliki kekurangan seperti suara starter yang berisik, Beat generasi pertama tetap diminati karena kemudahan dalam perawatan dan desain sportifnya yang cocok untuk berbagai kalangan.

Honda Beat Generasi Pertama Beat Facelift 2010

Versi terbaru dari Honda Beat pada tahun 2010 mengalami perubahan estetika yang cukup mencolok, terutama dalam hal desain pelek dan sepatbor depan. Sebagai penyegaran dari generasi sebelumnya, Honda memperkenalkan Beat facelift 2010 yang dilengkapi dengan pelek berjari-jari yang memberikan tampilan yang lebih menarik. Selain itu, sepatbor depan juga mengalami perubahan dengan menjadi lebih panjang dan posisinya yang lebih dekat dengan tameng.

Perbedaan yang mencolok ini memberikan pilihan tambahan bagi konsumen. Mereka dapat memilih antara Beat dengan pelek racing atau pelek berjari-jari sesuai dengan preferensi mereka. Harga Honda Beat generasi pertama dengan pelek berjari-jari berkisar sekitar Rp 12 juta, sedangkan yang menggunakan pelek racing memiliki tambahan biaya sekitar Rp 500 ribu. Ini memberikan opsi yang lebih luas bagi konsumen untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka.

Honda Beat Injeksi PGM-FI Generasi Kedua

Pada tahun 2012, Honda memperkenalkan Beat generasi kedua dengan teknologi injeksi PGM-FI, membuatnya lebih irit bahan bakar sekitar 30% dibandingkan generasi sebelumnya. Desain yang lebih gemuk dan fitur-fitur tambahan seperti bagasi yang lebih besar menjadikan Beat generasi kedua semakin diminati.

Honda Beat eSP Generasi Ketiga

Generasi ketiga Beat, atau Beat eSP, diluncurkan pada tahun 2014. Beat eSP memperkenalkan berbagai fitur modern seperti ACG starter untuk mengurangi suara kasar saat menghidupkan mesin, serta teknologi ISS (idling stop system) untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.

BeAT POP eSP

Penjualan Honda Beat Pop berlangsung selama enam tahun sebelum akhirnya pada tahun 2020 motor ini dihentikan produksinya. Pada tahun 2014, Honda memperkenalkan model BeAT POP eSP seiring dengan peluncuran Beat eSP. Tampilan BeAT POP eSP menampilkan desain yang lebih imut dengan bodi yang bulat.

Dalam mengikuti tren saat itu, desain stripe pada BeAT POP eSP dikembangkan untuk menjadi lebih menyenangkan dan ekspresif, sementara palet warnanya dirancang agar terlihat lebih modis. Terdapat total empat pilihan warna yang tersedia, antara lain Harmony Black White, Acoustic Black, Groovy Red White, dan Symphony White Blue. Desain khusus ini ditujukan bagi remaja yang senang mengekspresikan diri melalui berbagai kegiatan mereka.

Honda Beat Generasi Keempat

Pada tahun 2016, Honda memperkenalkan Beat generasi keempat dengan peningkatan kosmetik, termasuk panel instrumen yang menggabungkan sistem digital dan analog serta tambahan fitur Eco Indicator. Desain yang lebih tajam dan ergonomis membuat Beat generasi keempat semakin diminati. Generasi ini bisa dibilang lahir di perayaan penjualan 10 juta unit Honda Beat sejak mengaspal di tahun 2008.

BeAT Street

Selain merilis Honda Beat generasi keempat, produsen dengan logo sayap juga mengeluarkan varian baru bernama Honda Beat Street, selain dari Beat Pop yang sudah ada. Beat Street memperkenalkan tampilan yang berbeda dengan menggunakan setang terbuka yang mencolok. Secara visual, Beat Street menonjolkan speedometer berbentuk kotak dengan layar digital penuh.

Kehadiran Beat Street dianggap sebagai respons terhadap popularitas Yamaha X-Ride. Yamaha X-Ride adalah versi setang terbuka dari Yamaha Mio.

Dalam hal fitur, sebagian besar teknologi yang ada pada Beat Street sama dengan versi reguler Beat. Ini termasuk fitur-fitur seperti Parking Brake Lock, indikator ECO, ACG starter, dan standar samping otomatis.

Desain grafis pada Beat Street dikembangkan untuk mencerminkan gaya yang lebih modern sesuai dengan preferensi anak muda. Dengan demikian, berkendara dengan Beat Street bisa menambah kesan maskulin pada penampilan Anda di jalan.

Namun, perlu dicatat bahwa Beat Street tidak dilengkapi dengan fitur Idling Stop System (ISS) untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Honda Beat Generasi Kelima (Beat eSAF)

Generasi terbaru dari Honda Beat, Beat eSAF, diperkenalkan pada awal tahun 2020. Beat eSAF mengusung perubahan signifikan dalam rangka eSAF yang membuatnya lebih ringan dan stabil saat dikendarai. Mesin yang lebih bertenaga dan fitur-fitur modern seperti lampu depan LED dan power charger menjadikan Beat eSAF sebagai salah satu pilihan terbaik di kelasnya.

Varian Beat Street masih tersedia dalam generasi kelima ini, tetapi Beat Pop sudah tidak lagi diproduksi.

Dari satu generasi ke generasi berikutnya, Honda Beat terus mengalami evolusi yang mengesankan, menjadikannya salah satu motor matik terlaris dan paling diincar di Indonesia. Dengan terus menghadirkan inovasi dan teknologi terbaru, Honda Beat terus menjadi pilihan utama bagi para penggemar motor matic di Tanah Air.

Baca artikel lainnya ya!

Share This Article

Artikel Terbaru

Artikel Terkait